Solidaritas Perempuan Dorong Pemberdayaan Berbasis Lingkungan
- 09 Jul 2026 12:51 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Hubungan kondisi alam dengan cuaca dan bencana alam merupakan hal yang dekat dengan kegiatan kaum perempuan di Komunitas Solidaritas Perempuan Palembang.
- Ruang hidup sangat penting bagi perempuan baik tempat bekerja, merawat keluarga dan membangun masa depan untuk generasinya.
- Diharapkan melalui kelompok solidaritas ini kaum perempuan bisa saling mendengar, membantu dan saling menguatkan sehingga kaum perempuan lebih kuat, lebih peduli dengan lingkungan dan lebih berdaya,
RRI.CO.ID, Palembang - Kerusakan lingkungan dinilai memberikan dampak yang lebih besar terhadap kehidupan perempuan karena berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga. Kondisi tersebut menjadi perhatian Komunitas Solidaritas Perempuan Palembang dalam mendorong keterlibatan perempuan menjaga kelestarian lingkungan.
Hal itu disampaikan Ketua Badan Eksekutif Komunitas Solidaritas Perempuan Palembang, Mutia Maharani, saat menjadi narasumber Pengarusutamaan Gender dan Inklusi di Studio Pro 1 RRI Palembang, Senin, 29 Juni 2026. Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup harus menjadi momentum membangun kesadaran bersama untuk menjaga dan merawat lingkungan.
Mutia mengatakan kerusakan tanah, hutan, dan sumber air akan mengurangi ruang hidup masyarakat serta memengaruhi kualitas kehidupan, terutama bagi perempuan. Menurutnya, perempuan menjadi kelompok yang paling merasakan dampak ketika kebutuhan dasar seperti air bersih tidak lagi tersedia.
"Kaum perempuan lebih merasakan dampak kerusakan lingkungan seperti ketika air rusak artinya dia tidak bisa memasak dan tidak bisa menyajikan makanan buat keluarga karena air bersih yang tidak tersedia dengan baik," tegas Mutia.
Ia menilai persoalan lingkungan bukan hanya menjadi isu perempuan, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Karena itu, diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk mencegah kerusakan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi dampaknya.
Komunitas Solidaritas Perempuan selama ini memfokuskan pendampingan di wilayah pedesaan melalui penguatan kelompok perempuan. Pendampingan dilakukan agar perempuan lebih berdaya, memahami hak-haknya, dan mampu merespons berbagai bentuk ketidakadilan yang terjadi di lingkungannya.
Mutia mengatakan ruang hidup yang aman dan akses terhadap sumber ekonomi menjadi kebutuhan penting bagi perempuan dalam membangun kehidupan keluarga. Ia mencontohkan kelompok perempuan di Sri Bandung yang telah mengembangkan arisan produk berbasis lingkungan serta berbagai kegiatan pemberdayaan sebagai bentuk solidaritas.
"Diharapkan melalui kelompok solidaritas ini kaum perempuan bisa saling mendengar, membantu dan saling menguatkan sehingga kaum perempuan lebih kuat, lebih peduli dengan lingkungan dan lebih berdaya," pesan Mutia.
| Baca juga: Dinas PPKBPPPA PALI Dorong Kesetaraan Gender |
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....