Polsek Rantau Alai Intensifkan Patroli Terpadu Cegah Karhutla
- 11 Jun 2026 10:40 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Polsek Rantau Alai, Ogan Ilir terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan Patroli Terpadu. Kegiatan yang dilakukan Selasa 9 Juni 2026 tidak ditemukantitik panas (hotspot).
“Berdasarkan hasil pemantauan, tidak ditemukan titik panas (hotspot) maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Rantau Alai. Adapun daerah yang dipantai yakni di wilayah Desa Mekarsari hingga Desa Kelampaian, Kecamatan Rantau Alai,” kata Kapolsek Rantau Alai Iptu Muhammad Ibnu Irfan
Patroli menyasar kawasan rawa dan semak yang memiliki potensi kebakaran sedang, terutama pada lahan yang berada di area aktivitas masyarakat yang mayoritas digunakan untuk berkebun. Selain melakukan pengecekan kondisi lapangan, petugas juga melaksanakan sambang dan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Kapolsek mengatakan bahwa langkah pencegahan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi terjadinya karhutla, terutama saat cuaca panas dan minim curah hujan. “Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.
Menurut Kapolsek selain membahayakan lingkungan dan kesehatan, tindakan tersebut juga melanggar hukum. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Masyarakat Peduli Api (MPA), untuk bersama-sama menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan," tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel juga menyebarluaskan Maklumat Kapolda Sumatera Selatan tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak warga untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan karhutla. Adapun personel yang bertugas yakni Aiptu Anasri dan Bripka Elvin dengan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik yang berpotensi terjadi karhutla.
Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah Kecamatan Rantau Alai terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian karhutla maupun titik panas yang dapat mengancam lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....