Truk Alat Berat dan Tangki Tabrakan di Jalintim Banyuasin

  • 11 Jun 2026 10:32 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin - Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk pengangkut alat berat dan truk tangki di Kabupaten Banyuasin. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Timur Palembang–Betung Kilometer 56 pada Rabu, 10 Juni 2026.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB sempat menyebabkan kepadatan arus kendaraan. Petugas kepolisian segera melakukan pengamanan untuk mengurai antrean di lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Lubuk Lancang yang berada di jalur nasional. Ruas jalan itu menjadi penghubung utama antara Palembang dan Jambi.

Meski mengganggu kelancaran lalu lintas, kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh pengemudi yang terlibat juga dilaporkan tidak mengalami luka.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melalui Kasi Humas Polres Banyuasin Abu Bakar mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Petugas Satlantas saat ini mengumpulkan keterangan dan data pendukung.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan yang terjadi di lokasi. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Abu Bakar memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. "Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Kerugian yang terjadi hanya berupa kerusakan kendaraan," ujarnya.

Berdasarkan hasil pendataan, salah satu kendaraan merupakan truk tangki bernomor polisi BG 8037 HO. Kendaraan tersebut dikemudikan Nanda Asmat dari arah Betung menuju Palembang.

Kendaraan lainnya merupakan truk tronton bernomor polisi B 9160 ZZ. Truk tersebut dikemudikan Labert Antonius Malau dari Jakarta menuju Jambi.

Truk tronton itu mengangkut alat berat jenis Zoomlion saat melintas di lokasi. Benturan yang terjadi menyebabkan muatan mengenai kendaraan lain di sekitar kejadian.

Kondisi tersebut membuat sejumlah pengguna jalan memperlambat laju kendaraan. Kepadatan lalu lintas pun sempat terjadi di sekitar lokasi kecelakaan.

Petugas Satlantas Polres Banyuasin bersama personel Polsek Betung langsung melakukan penanganan. Mereka mengatur arus kendaraan sekaligus mengevakuasi kendaraan yang terlibat.

Proses evakuasi dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi lalu lintas. Petugas juga memastikan jalur kembali aman digunakan masyarakat.

Abu Bakar mengatakan seluruh kendaraan telah dipindahkan dari badan jalan. "Seluruh kendaraan yang terlibat sudah dievakuasi dan arus lalu lintas saat ini berangsur kembali normal," ujarnya.

Polisi mengimbau pengemudi angkutan barang memastikan kondisi kendaraan tetap laik jalan. Pengawasan terhadap keamanan muatan juga penting untuk mencegah kecelakaan serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....