Tuntas 100 Persen, Kodam II/Sriwijaya Rampungkan 472 Titik KDKMP
- 10 Jun 2026 07:35 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kasdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, melaporkan bahwa seluruh 472 titik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kodam II/Sriwijaya telah terbentuk,
- Rapat evaluasi yang dipimpin Wakil Panglima TNI menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong perekonomian lokal, dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat desa melalui implementasi KDKMP.
- Keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja sama seluruh jajaran TNI dan partisipasi aktif masyarakat, sekaligus menunjukkan koordinasi internal yang solid di Kodam II/Sriwijaya dalam mendukung program strategis KDKMP
RRI.CO.ID, Palembang - Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kodam II/Sriwijaya telah mencapai target pembentukan secara penuh. Sebanyak 472 titik koperasi yang tersebar di berbagai daerah binaan Kodam II/Sriwijaya kini telah terbentuk dan bersiap memasuki tahap optimalisasi operasional.
Capaian tersebut disampaikan Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin saat mengikuti Rapat Evaluasi KDKMP secara virtual melalui Video Conference dari Ruang Puskodalopsdam II/Sriwijaya, Palembang, Selasa, 9 Juni 2026.
Rapat evaluasi dipimpin Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, yang memantau perkembangan pelaksanaan program di seluruh wilayah jajaran TNI. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan berjalan sesuai target.
Dalam paparannya, Kasdam menyampaikan seluruh titik KDKMP yang menjadi target di wilayah Kodam II/Sriwijaya telah terbentuk 100 persen.
"Progres pencapaian KDKMP di wilayah Kodam II/Sriwijaya. Seluruh 472 titik KDKMP telah terbentuk 100 persen," ujar Kasdam.
Dari total tersebut, wilayah Korem 044/Gapo menjadi penyumbang terbesar dengan 382 titik KDKMP. Sementara Korem 045/Garuda Jaya (Gaya) membentuk 73 titik dan Kodim 0418/Palembang membentuk 10 titik koperasi.
Menurut Kasdam, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran koperasi di tingkat desa dan kelurahan diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi lokal sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Keberhasilan 100 persen ini tidak lepas dari kerja sama seluruh jajaran TNI serta dukungan aktif masyarakat. KDKMP diharapkan menjadi sarana pengembangan ekonomi lokal yang mampu menciptakan ketahanan pangan sekaligus peluang usaha bagi masyarakat desa," katanya.
Dengan terbentuknya seluruh koperasi yang ditargetkan, fokus berikutnya adalah memastikan setiap KDKMP dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Koperasi diharapkan menjadi wadah pengembangan usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....