Optimalkan Layanan JKN, Pemkab Muba Perkuat Kemitraan BPJS Kesehatan
- 13 Mei 2026 12:27 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kolaborasi Lintas Sektor: Mengedepankan semangat gotong royong antara Pemkab Muba dan BPJS Kesehatan untuk menciptakan sistem layanan kesehatan yang lebih kokoh dan responsif.
- Penyelarasan Visi Strategis: Forum ini menjadi jembatan untuk menyatukan langkah dalam menjaga mutu layanan, memastikan setiap kebijakan berorientasi sepenuhnya pada kepentingan masyarakat.
- Standarisasi Layanan Prima: Melalui monitoring berkala, Pemkab Muba memastikan fasilitas kesehatan bukan hanya tersedia, namun memiliki sarana dan prasarana yang layak serta memenuhi standar kenyamanan peserta JKN.
- Aksesibilitas yang Inklusif: Berkomitmen menghapus sekat hambatan, sehingga setiap warga Muba dapat merasakan kemudahan akses kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas.
- Pemerataan Tenaga Ahli: Menitikberatkan pada distribusi tenaga kesehatan yang merata di seluruh wilayah Muba agar kualitas pelayanan di pelosok sama baiknya dengan di pusat kota.
- Penguatan Kapasitas SDM: Investasi berkelanjutan pada kompetensi tenaga kesehatan guna memberikan pelayanan yang lebih humanis dan profesional bagi pasien.
- Evaluasi Berbasis Solusi: Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang untuk memetakan tantangan di lapangan dan merumuskan solusi nyata demi pelayanan yang berkelanjutan.
- Optimalisasi Tata Kelola: Mendorong transformasi manajemen fasilitas kesehatan yang lebih efektif, efisien, dan transparan demi meningkatkan kepuasan publik.
RRI.CO.ID, Muba - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memprioritaskan pemerataan akses kesehatan berkualitas bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Pemkab Muba bersama BPJS Kesehatan Cabang Palembang membahas langkah strategis ini dalam Rapat Forum Kemitraan di Ruang Rapat Randik, Selasa, 12 Mei 2026.
Kedua lembaga fokus memantau kesiapan fasilitas kesehatan dan ketersediaan sarana prasarana penunjang. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi vital untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat berjalan optimal serta berkelanjutan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Edy Surlis, menyebut sinergi lintas sektoral memperkuat sistem jaminan kesehatan daerah. Pihaknya menilai peningkatan kualitas layanan bergantung sepenuhnya pada kesiapan fasilitas dan kecukupan tenaga medis.
Edy Surlis menegaskan tim gabungan melakukan evaluasi rutin terhadap kondisi riil di lapangan. Upaya ini bertujuan agar masyarakat Musi Banyuasin memperoleh pelayanan yang semakin mudah dan cepat.
BPJS Kesehatan terus mendorong kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah guna memetakan kendala pelayanan. Evaluasi berkala menjaga mutu layanan, baik pada tingkat fasilitas kesehatan pertama maupun rujukan.
"Pelayanan kesehatan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehingga koordinasi ini sangat dibutuhkan," ujar Edy Surlis. BPJS Kesehatan berkomitmen penuh mendukung Pemkab Muba dalam menghadirkan layanan yang berorientasi pada kepuasan peserta.
Kepala BKPSDM Muba, Pathi Riduan, memastikan pemerintah daerah mendukung penuh peningkatan mutu layanan publik tersebut. Kepala BKPSDM Muba menekankan pentingnya ketersediaan dan pemerataan sumber daya manusia kesehatan di seluruh wilayah Muba.
Pemerintah Kabupaten terus melakukan pemetaan kebutuhan dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan secara masif. Pathi Riduan berharap penguatan SDM tersebut mampu memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Pihaknya mendorong peningkatan kualitas fasilitas kesehatan secara menyeluruh mulai dari kesiapan tenaga hingga tata kelola. Langkah komprehensif ini menjamin masyarakat mendapatkan perawatan yang tepat dan sesuai standar medis.
Sinergi berkelanjutan antara pemerintah, BPJS, dan pemangku kepentingan menjadi kunci utama perbaikan sistem. "Fasilitas kesehatan di Musi Banyuasin harus terus meningkatkan mutu layanan melalui koordinasi intensif ini," tegas Pathi Riduan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....