Pelatihan Kain Perca Perkuat Ekonomi Kreatif Keluarga di Palembang
- 29 Apr 2026 15:54 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Upaya memperkuat ekonomi keluarga melalui pengembangan keterampilan kreatif terus dilakukan Pemerintah Kota Palembang. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong pemanfaatan limbah tekstil menjadi produk bernilai ekonomi.
Program tersebut diwujudkan melalui pelatihan pemanfaatan kain perca menjadi produk kreatif bernilai tinggi. Kegiatan digelar Dinas Perindustrian Kota Palembang di Hotel Grand Atyasa, Rabu, 29 April 2026.
Pelatihan dibuka Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa. Kegiatan menyasar kader PKK sebagai penggerak pemberdayaan ekonomi di tingkat keluarga.
| Baca juga: Ombudsman Dorong Perlindungan Data Pelapor |
Program ini difokuskan pada peningkatan keterampilan mengolah kain perca menjadi produk fungsional. Selain mengurangi limbah tekstil, pelatihan juga membuka peluang usaha berbasis rumah tangga.
Dewi Sastrani menilai kain perca memiliki potensi ekonomi yang masih belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan kreativitas dan keterampilan, bahan sisa dapat diubah menjadi produk bernilai jual.
“Saya berharap peserta dapat memanfaatkan kain perca menjadi produk kreatif yang layak jual,” ujar Dewi Sastrani. Menurutnya, pelatihan ini menjadi ruang untuk meningkatkan produktivitas perempuan.
| Baca juga: Bank Sampah jadi Solusi Bernilai Ekonomi |
Ia menjelaskan pelatihan sejalan dengan program PKK bidang sandang dan penguatan industri kecil. Kegiatan ini juga mendukung gerakan cinta produk lokal di masyarakat.
Peran kader PKK dinilai strategis dalam memperluas dampak pemberdayaan ekonomi keluarga. Pendampingan yang dilakukan di lingkungan sekitar dapat memperkuat kemandirian usaha.
Program tidak hanya menitikberatkan pada pengolahan kain perca sebagai produk kreatif. Penguatan juga diarahkan pada penerapan gerakan Aku Hatinya PKK dan konsep rumah sehat.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun keluarga yang produktif dan mandiri. Pemanfaatan teknologi tepat guna juga menjadi bagian dari pengembangan program.
Peserta pelatihan didorong untuk menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diteruskan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Semoga manfaat pelatihan ini dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” kata Dewi Sastrani. Program tersebut diharapkan memberi dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Pelatihan ini menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Pemerintah Kota Palembang berharap kader PKK mampu menjadi motor penggerak usaha produktif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....