Migrasi Pelanggan Listrik Muba ke PLN Capai 54 Persen

  • 29 Apr 2026 05:00 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Muba - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mempercepat proses peralihan layanan listrik dari PT Muba Elektrik Power ke PT PLN (Persero). Hingga 27 April 2026, sebanyak 30.507 pelanggan telah bermigrasi ke layanan PLN.

Jumlah tersebut setara dengan 54 persen dari total 56.719 pelanggan. Pemerintah daerah menargetkan proses migrasi berjalan tuntas dalam waktu dekat.

Perkembangan itu dibahas dalam rapat virtual evaluasi penyediaan tenaga listrik, Selasa, 28 April 2026. Pertemuan melibatkan pemerintah daerah, PLN pusat, serta jajaran PLN wilayah Sumatera Selatan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Alva Elan mengikuti rapat tersebut. Hadir pula perwakilan PLN Pusat Yondri Zulfadli dan PLN UIW S2JB.

SRM Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW S2JB Wira Bhakti Dharma menjelaskan progres migrasi pelanggan. Sebanyak 26.398 pelanggan masih berada dalam tahap peralihan layanan.

PLN menargetkan seluruh migrasi pelanggan selesai pada 15 Mei 2026. Perusahaan juga memastikan skema pembayaran biaya sambungan dapat dilakukan secara bertahap.

Mekanisme cicilan disiapkan untuk biaya penyambungan, NIDI, dan Sertifikat Laik Operasi. Langkah tersebut dilakukan untuk meringankan beban pelanggan selama proses migrasi.

“Untuk pelanggan 900 VA, biaya NIDI dan SLO sebesar Rp100.000,” ujar Wira Bhakti Dharma. PLN kini menyusun skema cicilan agar proses migrasi berjalan lebih lancar.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyatakan komitmennya mendukung percepatan migrasi listrik. Dukungan dilakukan melalui pembentukan tim pendataan pelanggan di lapangan.

Alva Elan mengatakan pemerintah telah menginstruksikan camat membentuk tim pendataan. Pendekatan jemput bola dinilai efektif mempercepat proses verifikasi pelanggan.

“Kami telah meminta camat membantu pendataan agar proses migrasi berjalan lebih cepat,” ujar Alva Elan. Pemerintah juga menilai respons masyarakat cukup positif.

Pendataan langsung dilakukan untuk menjawab kendala administratif dan teknis. Langkah tersebut diharapkan membantu pencapaian target migrasi sesuai jadwal.

Perwakilan PLN Pusat Yondri Zulfadli mendorong keterlibatan pemangku kepentingan. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting dalam mempercepat penyelesaian migrasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....