Pemprov Sumsel ajak Semua Pihak Tekan Karhutla di Sumsel

  • 27 Apr 2026 21:55 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026, di Palembang, Jumat, 24 April 2026.

Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai upaya memperkuat strategi pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan pentingnya data dari BMKG sebagai dasar dalam menyusun langkah antisipasi yang tepat.

“Informasi BMKG menjadi dasar bagi kita dalam membuat strategi pencegahan dan pengurangan Karhutla yang selalu terjadi di musim panas. Bukan berarti kita kurang memahami persoalan, namun kita membutuhkan asupan data terkait kondisi cuaca dan curah hujan agar langkah yang diambil lebih tepat,” ujar HD.

Ia menambahkan, rakor ini menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk memahami berbagai aspek dalam upaya menekan terjadinya Karhutla, mengingat dampaknya yang luas terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

Gubernur juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga perusahaan yang dinilai aktif dalam penanggulangan Karhutla di Sumsel.

“Saya melihat antusiasme kita semua sangat baik, mulai dari Kapolda, Pangdam, Dandim, dan seluruh pihak terkait yang selalu bersemangat dalam menanggulangi Karhutla ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada para bupati, wali kota, Forkopimda, serta pihak perusahaan yang selalu terbuka dan bekerja sama dengan baik dalam penanggulangan Karhutla di Sumsel,” katanya.

Sementara itu, Komandan Korem 044/Garuda Dempo selaku Ops Pengendalian Karhutla, Khabib Mahfud, menyampaikan bahwa Karhutla masih menjadi ancaman serius di berbagai sektor kehidupan.

“Karhutla menjadi ancaman serius terhadap aspek kehidupan ekonomi, kondisi lahan, serta tingkat kerawanan kebakaran di Provinsi Sumsel. Pengalaman tahun 2023 akibat pengaruh El Nino menjadi pelajaran penting bagi kita dalam memperkuat mekanisme penanggulangan,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat semakin memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla di Sumatera Selatan pada tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....