HAN 2026, Pemkot Palembang Ajak Semua Pihak Cegah Kekerasan Anak
- 30 Jul 2026 00:23 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Anak berkebutuhan khusus menjadi fokus peringatan Hari Anak Nasional Kota Palembang yang digelar di SLB YPAC.
- Pemerintah memperkuat program pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, dan ketahanan keluarga.
- Dinas PPPA mengajak seluruh elemen masyarakat mencegah kekerasan dan mewujudkan Kota Palembang yang inklusif.
RRI.CO.ID, Palembang - Anak berkebutuhan khusus menjadi perhatian dalam Hari Anak Nasional Kota Palembang, Selasa, 28 Juli 2026. Peringatan dipusatkan di SLB YPAC sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan yang inklusif.
Kegiatan tersebut mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi Anak, Bangun Masa Depan." Tema itu mengajak seluruh pihak memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan, Pendapatan, Hukum, dan HAM, Edison, menghadiri kegiatan tersebut. Edison mewakili Wali Kota Palembang Ratu Dewa pada puncak peringatan Hari Anak Nasional.
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, turut menghadiri kegiatan tersebut. Peringatan melibatkan pelajar, guru, orang tua, dan berbagai pemangku kepentingan.
Edison mengatakan Hari Anak Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat. Pemenuhan hak anak memerlukan dukungan semua pihak secara berkelanjutan.
"Anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bangsa," ujarnya. Setiap anak berhak memperoleh pendidikan, pelayanan kesehatan, dan lingkungan yang aman.
Edison mengatakan sekitar 25 persen penduduk Kota Palembang merupakan kelompok usia anak. Kondisi tersebut menjadikan pembangunan anak sebagai prioritas daerah.
Pemerintah terus memperkuat program pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak. Ketahanan keluarga juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Pemerintah mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan teknologi digital. Pendidikan karakter dinilai mampu mengurangi dampak negatif perkembangan teknologi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palembang, Dewi Isnaini, menjelaskan alasan pemilihan lokasi kegiatan. SLB YPAC dipilih untuk memberikan perhatian kepada anak berkebutuhan khusus.
Dinas PPPA juga terus memperluas sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak. Materi sosialisasi mencakup kekerasan fisik, verbal, perundungan, dan body shaming.
"Melalui kolaborasi pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, kami optimistis Kota Palembang semakin inklusif," katanya. Kolaborasi tersebut diharapkan menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang seluruh anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....