Pemkab Muba Gelar Pasar Murah di tengah Kenaikan Harga

  • 24 Apr 2026 07:57 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggencarkan operasi pasar murah dan LPG subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat. Langkah tersebut dilakukan di tengah fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.

Program pasar murah dijalankan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Musi Banyuasin. Kegiatan digelar secara maraton di seluruh kecamatan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.

Salah satu operasi pasar berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Lawang Wetan pada Kamis, 23 April 2026. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Pasar murah menyediakan paket sembako dan LPG 3 kilogram bersubsidi. Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean warga yang datang sejak kegiatan dimulai.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Pemkab Muba Akhmad Toyibir mengatakan pasar murah menjadi langkah konkret pemerintah daerah. Program tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya, Kamis, 23 April 2026. Program itu diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga.

Menurut Toyibir, operasi pasar akan terus diperluas ke seluruh wilayah kecamatan. Strategi tersebut dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah daerah juga berupaya memastikan stok kebutuhan pokok tetap tersedia. Langkah itu dilakukan agar harga di tingkat pasar tetap terkendali.

“Ini merupakan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat,” katanya. Operasi pasar disebut menjadi bagian dari pengendalian inflasi jangka pendek.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Musi Banyuasin Hendra Tris Tomy menjelaskan kegiatan didukung berbagai pihak. Sinergi dilakukan bersama Bulog, perbankan, dan perusahaan energi.

Penyelenggaraan pasar murah melibatkan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel. Dukungan juga datang dari Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu serta perusahaan mitra.

Dalam operasi pasar, masyarakat dapat membeli paket sembako berisi beras SPHP lima kilogram dan tepung terigu satu kilogram. Paket tersebut juga dilengkapi LPG subsidi tiga kilogram.

“Harga paket sebenarnya Rp74.000, namun mendapat subsidi sehingga masyarakat cukup membayar Rp59.000,” jelasnya. Biaya penukaran tabung LPG 3 kilogram ditetapkan Rp21.000 sesuai ketentuan.

Program pasar murah diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga masyarakat. Pemerintah daerah juga menilai langkah tersebut efektif meredam dampak kenaikan harga pangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....