Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, LPKA Palembang Target 300 Pendonor
- 22 Apr 2026 09:02 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Kebutuhan darah di Kota Palembang yang masih mengalami defisit menjadi perhatian serius berbagai pihak. Momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian melalui aksi donor darah.
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Palembang bekerja sama dengan PMI Kota Palembang menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan ini melibatkan jajaran Kanwil dan UPT Pemasyarakatan se-Kota Palembang.
Donor darah dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Kegiatan berlangsung pada Selasa 21 April 2026 dengan partisipasi yang cukup tinggi.
Sejak awal pelaksanaan, antusiasme peserta terlihat meningkat. Hal ini menunjukkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebutuhan darah di masyarakat.
Ketua PMI Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa menyampaikan apresiasi atas partisipasi peserta. Ia menilai kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan.
“Selamat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kepedulian jajaran LPKA serta seluruh peserta donor. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan,” ujarnya, Selasa 21 April 2026.
Ia menegaskan kebutuhan darah di Palembang masih belum terpenuhi secara optimal. Kondisi ini menjadi tantangan yang harus diatasi bersama.
“PMI Palembang membutuhkan sekitar 7.000 kantong darah setiap bulan. Namun saat ini, ketersediaan hanya berkisar antara 4.000 hingga 5.000 kantong. Artinya, masih terdapat defisit yang perlu kita atasi bersama,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, panitia menargetkan sebanyak 300 pendonor dapat berpartisipasi. Target tersebut diharapkan mampu membantu mengurangi kekurangan stok darah.
Dewi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif dalam kegiatan donor darah. Partisipasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan darah.
“Kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar kebutuhan darah masyarakat dapat terpenuhi. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama,” tuturnya.
Kegiatan donor darah ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HBP. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat.
Melalui momentum ini, diharapkan semangat solidaritas terus tumbuh dan berkelanjutan. Upaya bersama dinilai penting dalam mendukung program kesehatan publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....