Hari Pelanggan Nasional, PLN UID S2JB Dengarkan Aspirasi Pelanggan

  • 07 Sep 2026 21:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • PLN UID S2JB memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi ULP Kenten dan PDAM Tirta Musi Unit Pelayanan Sako untuk mendengarkan aspirasi pelanggan.
  • PLN mengenalkan kemudahan layanan melalui PLN Mobile, mulai dari pemasangan baru, perubahan daya, pembelian token, pembayaran tagihan hingga pengaduan gangguan.
  • Masukan pelanggan menjadi bahan evaluasi PLN untuk memperkuat keandalan pasokan listrik dan menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, serta responsif.

RRI.CO.ID, Palembang - Peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 menjadi momentum bagi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) untuk mendekatkan pelayanan sekaligus mendengar langsung kebutuhan pelanggan.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID S2JB, Hery Kurniawan Indarto, mengunjungi PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kenten dan PDAM Tirta Musi Unit Pelayanan Sako, Palembang.

Di ULP Kenten, Hery menyapa pelanggan yang tengah mengakses layanan kelistrikan. Ia berdialog mengenai pengalaman pelanggan sekaligus memberikan penjelasan tentang berbagai kemudahan mengurus kebutuhan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Melalui PLN Mobile, pelanggan dapat mengajukan pemasangan baru, perubahan daya, pembelian token, pembayaran tagihan, penyambungan sementara, hingga menyampaikan pengaduan gangguan. Pelanggan juga dapat memantau tahapan layanan secara langsung melalui telepon seluler.

“Hari Pelanggan Nasional bukan semata-mata kegiatan seremonial. Bagi kami, ini merupakan kesempatan untuk hadir lebih dekat, mendengarkan pengalaman pelanggan dan memastikan setiap layanan PLN semakin mudah diakses,” kata Hery, Jumat 4 September 2026.

Menurut Hery, transformasi digital melalui PLN Mobile dirancang untuk memangkas jarak antara pelanggan dan PLN. Pelanggan tidak harus selalu datang ke kantor layanan karena sebagian besar kebutuhan kelistrikan kini dapat diakses dari mana saja.

“PLN Mobile menghadirkan layanan kelistrikan dalam genggaman. Prosesnya lebih praktis dan transparan karena pelanggan dapat memantau sendiri perkembangan permohonannya. Kami juga mengajak pelanggan menggunakan kanal resmi ini agar memperoleh informasi dan layanan yang akurat,” ujarnya.

Kemudahan tersebut turut dirasakan pelanggan ULP Kenten, Effendy Agus Wiluyo (45), yang menerima penjelasan langsung mengenai penggunaan PLN Mobile. Menurutnya, aplikasi tersebut membantu pelanggan memperoleh layanan tanpa harus berulang kali mendatangi kantor PLN.

“Setelah dijelaskan, ternyata banyak kebutuhan listrik yang bisa diurus melalui PLN Mobile. Kami baru tahu. Ini sangat membantu dan selanjutnya akan kami coba gunakan fiturnya dari HP,” ujar Effendy.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke PDAM Tirta Musi Unit Pelayanan Sako. Dalam pertemuan tersebut, Hery berdialog dengan jajaran pelanggan korporasi untuk menggali masukan mengenai kualitas pasokan dan pelayanan PLN. Aspirasi pelanggan dicatat sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat keandalan serta meningkatkan mutu layanan.

Manager PDAM Tirta Musi Unit Pelayanan Sako, Ade Oktariady, mengapresiasi kunjungan dan ruang dialog yang dibuka PLN. Menurutnya, komunikasi langsung penting untuk mempercepat koordinasi, terutama karena pasokan listrik berperan dalam menunjang operasional pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi kehadiran PLN yang datang langsung untuk mendengarkan kebutuhan pelanggan. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang selama ini telah berjalan baik dapat terus diperkuat sehingga operasional pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” tutur Ade.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan suara pelanggan menjadi salah satu pijakan utama dalam perbaikan layanan perusahaan. Ia menegaskan setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal serta pelayanan yang cepat, mudah dan responsif.

“Pelanggan adalah mitra penting bagi PLN. Setiap masukan menjadi bahan evaluasi agar kami dapat menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal serta pelayanan yang cepat, mudah dan responsif,” ujar Diksi.

Ia menambahkan, transformasi layanan tidak hanya bertumpu pada teknologi tetapi juga kesiapan petugas dalam merespons kebutuhan pelanggan secara empatik dan solutif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....