Muba Terapkan Manajemen Talenta ASN
- 17 Apr 2026 10:14 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mendorong penempatan aparatur sipil negara berbasis kompetensi. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat layanan publik dan memperkuat kualitas birokrasi.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen saat menerima kunjungan Kepala BKN Regional VII Heni Sri Wahyuni. Pertemuan berlangsung di Kantor Perwakilan Muba di Palembang, Kamis, 16 April 2026.
Rohman menegaskan kesiapan pemerintah daerah menjalankan program manajemen talenta ASN. Program ini diarahkan untuk memperkuat sistem merit dan kinerja birokrasi.
“Pemkab Muba siap untuk menjalankan Program Pembangunan Manajemen Talenta ASN. Perkuat Sistem Merit dan Kinerja Birokrasi,” ujarnya.
Ia menyebut konsep manajemen talenta menjadi kebutuhan penting dalam pengelolaan aparatur. Sistem ini diharapkan mampu mendorong profesionalisme ASN di lingkungan pemerintah daerah.
“Kami ingin segera menerapkan sistem merit, karena kepala daerah adalah jabatan politik yang membutuhkan dukungan ASN profesional,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh ketepatan penempatan aparatur. ASN yang kompeten dinilai mampu mendorong kinerja pemerintahan lebih optimal.
“Kalau tidak didukung ASN yang tepat, tentu kinerja tidak akan maksimal,” ujarnya.
Rohman juga meyakini Bupati Muba Toha Tohet mendukung penuh penerapan sistem tersebut. Dukungan pimpinan daerah dinilai penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan program.
Kepala BKN Regional VII Heni Sri Wahyuni menjelaskan manajemen talenta ASN merupakan bagian kebijakan nasional. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia aparatur.
“Untuk meningkatkan pencapaian tujuan pembangunan melalui pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang lebih terarah,” tuturnya.
Ia menegaskan program ini berbasis sistem merit yang menempatkan ASN sesuai kualifikasi dan kompetensi. Pendekatan ini memastikan penempatan jabatan dilakukan secara objektif dan profesional.
“Tujuannya agar penempatan jabatan benar-benar sesuai dengan kemampuan,” ujarnya.
Heni menambahkan program ini mendapat respons positif dari banyak daerah. Sistem merit dinilai mampu menjadi motor penggerak reformasi birokrasi.
“Jika ASN unggul, maka roda pemerintahan akan berjalan lebih cepat dan efektif,” tuturnya.
Asisten III Setda Muba RE Aidil Fitri berharap BKN Regional VII terus memberikan pendampingan. Monitoring dan evaluasi dinilai penting untuk memastikan implementasi berjalan optimal.
“Kami berharap ada monitoring dan review ke depan agar implementasi program ini berkelanjutan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Muba menargetkan program ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penguatan sistem merit diharapkan menjadi fondasi birokrasi yang profesional dan akuntabel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....