Tiongkok Tawarkan Bantuan Pelestarian Heritage Palembang

  • 16 Apr 2026 08:12 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok Huang He menawarkan kerja sama pelestarian bangunan cagar budaya kepada Pemerintah Kota Palembang. Tawaran ini disampaikan dalam kunjungan resmi ke Palembang, Selasa, 14 April 2026.

Kunjungan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi juga membahas penguatan kerja sama lintas sektor. Fokus pembahasan mencakup budaya, teknologi, hingga penataan kota.

Huang He menyampaikan kekagumannya terhadap Palembang sebagai kota bersejarah. Ia menilai hubungan antara Tiongkok dan Palembang telah terjalin lama melalui jalur sutra maritim.

“Palembang adalah kota sejarah yang sangat dekat dengan kami. Semangat kebersamaan ini sudah ada sejak zaman dulu. Kami juga ingin menghidupkan kembali hubungan sister city yang telah terjalin dengan Kota Zhangzhou sejak tahun 2002,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Tiongkok juga menawarkan kolaborasi pengembangan konsep kota pintar. Selain itu, penerapan teknologi terbaru dinilai dapat mendukung pembangunan Palembang.

Huang He menyebut pelestarian bangunan cagar budaya menjadi perhatian penting dalam kerja sama tersebut. Ia menilai upaya menjaga warisan budaya perlu diperkuat melalui kolaborasi internasional.

“Apa yang dilakukan Palembang dalam menjaga heritage akan kami sampaikan kepada para ahli di Tiongkok agar bisa dikolaborasikan,” tuturnya.

Kunjungan tersebut disambut Pemerintah Kota Palembang melalui Asisten II Setda Isnaini Madani. Ia menyebut Palembang menjadi kota ketiga yang dikunjungi Huang He setelah Padang dan Aceh.

Isnaini menegaskan pemerintah kota akan memanfaatkan peluang kerja sama tersebut secara optimal. Fokus utama diarahkan pada penyelamatan aset budaya yang kondisinya mulai memprihatinkan.

“Kami menyambut baik penawaran bantuan di berbagai bidang pariwisata dan budaya. Secara khusus, saya menawarkan mereka untuk membantu pemugaran bangunan cagar budaya yang kondisinya harus dilestarikan,” ujarnya.

Ia menambahkan pihak Konjen Tiongkok telah meminta data detail terkait kondisi bangunan bersejarah di Palembang. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan kajian lanjutan.

Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Palembang sebagai kota warisan budaya di Indonesia. Pemerintah kota menilai kolaborasi internasional penting untuk mendukung pelestarian heritage.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....