Komunitas Baik Berisik Gaungkan Solidaritas Palestina

  • 09 Apr 2026 12:32 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang — Komunitas Baik Berisik Palembang kembali mengajak masyarakat untuk tidak lelah peduli terhadap Palestina. Ajakan ini disampaikan dalam Obrolan Komunitas Pro 4 RRI Palembang pada Senin, 6 April 2026 bertema “Jangan Lelah untuk Palestina”.

Ketua Baik Berisik Palembang, Irawan, mengatakan, komunitasnya fokus mengedukasi masyarakat terkait isu kemanusiaan Palestina. Edukasi dilakukan melalui aksi lapangan dan media sosial secara konsisten.

“Kami mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk peduli Palestina,” ujar Irawan. Ia menekankan kondisi di Palestina hingga kini belum membaik.

Irawan menambahkan informasi yang Baik Berisik bagikan ke media sosial selalu melalui proses verifikasi sebelum dipublikasikan. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak terjebak hoaks terkait Palestina.

Sekretaris Baik Berisik Palembang, Anggi Anggraini, menilai kepedulian terhadap Palestina bukan hanya soal agama. Menurutnya, isu ini berkaitan dengan nilai kemanusiaan dan keadilan global.

“Ini bukan hanya soal agama, tapi juga kemanusiaan,” kata Anggi. Ia mengajak masyarakat untuk mencari alasan mendalam mengapa harus peduli.

Sementara itu, Ketua Divisi Syiar, Maulana Fadli Adzmi, menyebut aksi kecil tetap memiliki dampak besar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membagikan brosur edukasi kepada masyarakat.

“Sekecil apapun tindakan kita, bagi mereka sangat berarti,” ujar Maulana. Ia menambahkan edukasi juga mencakup ajakan boikot produk tertentu.

Baik Berisik Palembang juga menyiapkan agenda “Camp Palembang untuk Palestina” pada Mei 2026 mendatang. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang edukasi dan kolaborasi terbuka bagi masyarakat umum.

Irawan mengatakan kegiatan itu akan mengundang berbagai komunitas dan organisasi. Peserta minimal berusia 15 tahun dan terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang agama.

Selain itu, Baik Berisik Palembang berencana membuka rekrutmen anggota baru pada bulan depan. Langkah ini dilakukan untuk memperluas gerakan kepedulian di kalangan anak muda.

Irawan menegaskan aksi kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana. Mulai dari doa, berbagi informasi, hingga dukungan nyata melalui aksi sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....