KAI Pastikan BBM Jaga Layanan Kereta Tetap Andal

  • 10 Apr 2026 11:43 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Ketersediaan bahan bakar minyak menjadi faktor krusial dalam menjaga keandalan layanan kereta api. Dukungan energi yang stabil menentukan keselamatan dan kelancaran operasional.

PT Kereta Api Indonesia menegaskan peran penting BBM dalam menjamin layanan transportasi tetap aman dan nyaman. Hal ini terutama berlaku pada operasional di Divisi Regional III Palembang.

Selain sebagai bahan bakar lokomotif, BBM juga digunakan untuk mengoperasikan genset pada rangkaian kereta. Fasilitas ini menjadi sumber listrik utama untuk menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan.

Penggunaan genset mendukung berbagai fasilitas seperti penerangan dan pendingin udara di dalam kereta. Keberadaan sistem ini memastikan layanan tetap optimal sepanjang perjalanan.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan perusahaan telah menggunakan Biosolar B40 dalam operasionalnya. Bahan bakar ini merupakan campuran 40 persen bahan nabati berbasis kelapa sawit.

Penggunaan energi tersebut sejalan dengan penerapan prinsip keberlanjutan perusahaan. Langkah ini bertujuan menekan emisi karbon sekaligus menjaga performa mesin.

Berdasarkan data Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, PT KAI memperoleh alokasi BBM subsidi sebesar 214.342.000 liter pada 2026. Ketentuan ini tertuang dalam keputusan resmi lembaga tersebut.

“Berdasarkan data dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, PT Kereta Api Indonesia memperoleh alokasi kuota BBM subsidi sebesar 214.342.000 liter untuk tahun 2026,” ujarnya di Palembang, Senin 6 April 2026.

Dari total tersebut, sebanyak 191.022.000 liter dialokasikan untuk kereta penumpang. Sementara 23.320.000 liter diperuntukkan bagi operasional kereta barang.

Alokasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran transportasi nasional. Ketersediaan energi dinilai berperan dalam menjaga efisiensi distribusi logistik.

KAI berharap pemanfaatan BBM subsidi dapat dilakukan secara tepat sasaran. Langkah ini diharapkan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat pengguna jasa kereta api.

Melalui pengelolaan energi yang optimal, KAI terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas wilayah. Upaya ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Bagian Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....