Disnakertrans Muba Mediasi 11 Kasus Industrial
- 07 Apr 2026 17:14 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Sebanyak 11 kasus perselisihan hubungan industrial berhasil dimediasi Disnakertrans Musi Banyuasin sepanjang kuartal pertama 2026. Capaian ini menunjukkan komitmen menjaga kondusivitas ketenagakerjaan.
Penanganan dilakukan berdasarkan laporan pengaduan yang masuk melalui portal resmi dan surat dari pekerja maupun perusahaan selama Januari hingga Maret 2026.
Kasus yang ditangani terbagi dalam dua kategori utama yakni pemutusan hubungan kerja dan perselisihan hak normatif tenaga kerja yang menjadi fokus penyelesaian.
Untuk kasus pemutusan hubungan kerja, Disnakertrans menangani delapan laporan yang melibatkan 11 pekerja. Sementara tiga kasus lainnya terkait pemenuhan hak 192 tenaga kerja.
Kepala Disnakertrans Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga menegaskan peran dinas sebagai fasilitator strategis dalam penyelesaian konflik antara pekerja dan perusahaan.
“Kami menjadi jembatan agar hak pekerja terpenuhi dan usaha tetap berjalan,” ujarnya, 6 April 2026. Ia menekankan pentingnya keseimbangan kepentingan kedua pihak.
Proses mediasi dilakukan secara transparan melalui sidang intensif oleh mediator bersertifikat dengan mengacu pada prosedur dan standar operasional yang berlaku.
Kepala Bidang Hubungan Industrial Faezal Pratama menyebut keberhasilan mediasi bergantung pada kesepakatan kedua pihak yang terlibat dalam perselisihan.
Sejumlah kasus besar berhasil diselesaikan melalui perjanjian bersama tanpa harus berlanjut ke pengadilan. Pendekatan dialog menjadi kunci penyelesaian.
Perusahaan yang terlibat antara lain PT Mentari Subur Abadi dan PT Inti Agro Makmur. Proses mediasi juga melibatkan serikat pekerja untuk menjaga transparansi.
Seluruh tahapan mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Regulasi ini menjadi dasar penyelesaian sengketa ketenagakerjaan.
Dengan capaian tersebut, Disnakertrans optimistis konflik industrial dapat ditekan. Upaya ini diharapkan mendukung stabilitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....