Warga 16 Ulu Palembang Bangun Gerakan Lingkungan Bersama
- 16 Mar 2026 05:17 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Genangan air dan banjir yang sempat melanda Kelurahan 16 Ulu Palembang mendorong warga memperkuat kolaborasi menjaga lingkungan. Komunitas peduli lingkungan, kader posyandu, dan Karang Taruna kini bekerja bersama.
Upaya tersebut juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kata Ketua Komunitas Peduli Sungai, Banjir, dan Lingkungan 16 Ulu, Syamsul Arifin. Hal itu disampaikannya dalam program Obrolan Komunitas di Studio Pro 4 RRI Palembang, Senin 9 Maret 2026.
Syamsul mengatakan kondisi lingkungan saat ini relatif lebih baik dibandingkan sebelumnya. Wilayah tersebut sempat mengalami genangan air akibat saluran drainase tersumbat.
“Beberapa waktu lalu lingkungan kami sempat mengalami genangan air dan banjir,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi itu dipicu saluran air yang tersumbat serta tingginya pasang air. Hal tersebut menyebabkan air meluap ke kawasan permukiman warga.
Ia menjelaskan pembangunan rumah hunian juga memengaruhi kondisi lingkungan. Banyak lahan resapan tertutup sehingga aliran air menuju anak sungai terhambat.
“Banyak lahan kosong ditimbun sehingga aliran air menuju anak sungai menjadi terhambat,” katanya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, warga bersama komunitas melakukan gotong royong. Kegiatan ini melibatkan Karang Taruna dan kader kesehatan setempat.
“Kami melakukan gotong royong membersihkan saluran air bersama warga,” tuturnya.
Selain membersihkan saluran air, warga juga mendapat edukasi menjaga kebersihan lingkungan. Langkah ini dilakukan agar genangan tidak kembali terjadi.
Syamsul menambahkan warga rutin melaksanakan program Jumat Bersih. Program tersebut difokuskan membersihkan saluran air di lingkungan permukiman.
“Setiap Jumat kami bersama warga membersihkan saluran air di lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Posyandu 16 Ulu, R. Nurhasanah, mengatakan posyandu kini melayani seluruh kelompok usia. Layanan tersebut mencakup bayi, ibu hamil, hingga warga lanjut usia.
“Posyandu sekarang sudah menjadi layanan kesehatan untuk semua usia,” tuturnya.
Ia menjelaskan kegiatan posyandu juga disertai penyuluhan kesehatan. Edukasi tersebut menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kami selalu mengingatkan warga untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
Ketua Karang Taruna 16 Ulu, Mantjik Aman, mengatakan pemuda aktif mendukung kegiatan sosial masyarakat. Mereka ikut terlibat dalam berbagai program lingkungan dan kesehatan.
“Kami berkolaborasi dengan komunitas dan posyandu dalam berbagai kegiatan sosial,” katanya.
Mantjik menambahkan Karang Taruna juga menjalankan program kampung iklim serta edukasi remaja. Kegiatan tersebut mencakup penyuluhan bahaya narkoba dan tawuran.
Ia berharap kolaborasi masyarakat dapat terus diperkuat. Menurutnya peran generasi muda penting dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....