Palembang Gelar Sholat Istisqa di Tengah Ancaman Kabut Asap

  • 30 Agt 2026 23:23 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Palembang menggelar Sholat Istisqa di halaman Rumah Dinas Wali Kota pada Sabtu, 29 Agustus 2026 untuk memohon turunnya hujan.
  • Sholat Istisqa dilaksanakan dalam upaya menghadapi kondisi udara yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Palembang.
  • Ibadah diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ustaz dan ustazah dengan Ahmad Tarmizi Muhaimin sebagai imam.

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang menggelar Sholat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi udara yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. Sholat tersebut berlangsung di halaman Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ibadah diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para ustaz dan ustazah. Ahmad Tarmizi Muhaimin, bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan kondisi kualitas udara menjadi perhatian pemerintah karena Indeks Standar Pencemaran Udara mencapai angka 158. Kondisi tersebut menempatkan Palembang pada peringkat ke-17 dan membutuhkan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Ratu Dewa, dampak kebakaran hutan dan lahan mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kota Palembang. Tiga kecamatan yang dinilai paling rawan ialah Gandus, Kertapati, dan Ilir Barat I.

Pemerintah Kota Palembang, kata Ratu Dewa, terus melakukan penanganan di lapangan untuk mengendalikan titik api. Upaya tersebut dilakukan bersama berbagai unsur guna mencegah kebakaran meluas dan berdampak lebih besar terhadap masyarakat.

Ratu Dewa juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap kebakaran hutan dan lahan. Warga diminta menerapkan pola hidup sehat serta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut masih tergolong tinggi di Palembang. Kelompok usia produktif 15 hingga 59 tahun disebut menjadi kelompok yang mendominasi kasus ISPA.

Ratu Dewa mengatakan Sholat Istisqa menjadi momentum bagi pemerintah, ASN, dan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa. Mereka berharap hujan segera turun secara merata sehingga membantu mengendalikan kebakaran dan memperbaiki kualitas udara.

“Melalui Sholat Istisqa ini, kita bersama-sama bermunajat dan mengetuk pintu langit agar Allah SWT mengijabah doa serta menurunkan hujan yang bermanfaat bagi Kota Palembang,” ujar Ratu Dewa.

Sementara itu, Imam Sholat Istisqa Ahmad Tarmizi Muhaimin mengajak jamaah memperbanyak istighfar dan zikir. Menurutnya, kekeringan dan berbagai musibah perlu menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus mengevaluasi kepedulian manusia terhadap keseimbangan alam.

Ia berharap ketulusan doa seluruh jamaah mendapat keberkahan dan perlindungan Allah SWT. Curah hujan yang merata juga diharapkan segera turun untuk membantu memadamkan titik api dan memulihkan kualitas udara di Palembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....