Transformasi Digital: Muba dan Pemprov Sumsel Terapkan Sistem WFA
- 14 Mar 2026 10:16 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Muba - Tren bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) kini resmi mendobrak kekakuan birokrasi konvensional di Sumatra Selatan. Skema ini menggeser paradigma kerja aparatur sipil negara dari sekadar kehadiran fisik menjadi fokus pada hasil kerja nyata.
Disnakertrans Muba dan Disnakertrans Pemprov Sumsel sepakat mengimplementasikan sistem kerja fleksibel ini secara serentak. Kedua instansi ini memperkuat sinergi untuk menciptakan budaya kerja birokrasi yang lebih adaptif dan modern.
Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, menerbitkan Surat Edaran Nomor: P-100.3.4.2/101BKPSDM/2026 sebagai payung hukum regulasi ini. Aturan tersebut mengatur penyesuaian tugas kedinasan ASN selama periode Libur Nasional dan Cuti Bersama Maret 2026.
Kebijakan ini berlaku khusus untuk menyambut Hari Suci Nyepi serta Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pemerintah daerah ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan prima meskipun pegawai tidak berada di kantor.
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, menegaskan bahwa fleksibilitas ini menuntut kedisiplinan pegawai yang sangat tinggi serta mewajibkan seluruh ASN mengisi laporan kinerja digital secara rutin melalui aplikasi E-Office. "WFA bukan sekadar pindah lokasi kerja, namun seluruh ASN wajib menjaga produktivitas dengan mengisi laporan kinerja digital," tegas Herryandi.
Pemerintah Provinsi Sumsel juga memberlakukan kebijakan serupa berdasarkan Surat Edaran Gubernur Nomor: 800.1/1098/BKD.I/2026. Kepala Disnakertrans Provinsi, Indra Bangsawan, menilai kebijakan ini sebagai bentuk kepercayaan organisasi terhadap integritas pegawai.
Indra Bangsawan memberikan arahan teknis mengenai prosedur absensi selama masa transisi kerja ini. Petugas menonaktifkan sementara sistem fingerprint pada tanggal 16-17 Maret serta 25-27 Maret 2026.
Para pegawai akan melakukan proses absensi secara manual selama periode pemutusan sistem rekam sidik jari tersebut, pihak dinas tetap mewajibkan pelaporan kinerja harian melalui aplikasi E-Kinerja milik pemerintah. "WFA bukan berarti santai, karena ini adalah bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan profesionalisme tinggi," jelas Indra Bangsawan.
Sinergi antara Pemkab Muba dan Pemprov Sumsel ini menjadi tolok ukur baru bagi manajemen sektor swasta. Adaptasi teknologi digital terbukti menjadi kunci utama dalam menciptakan organisasi pemerintahan yang tangkas dan responsif.
Infrastruktur digital yang mumpuni mendukung penuh kelancaran pelayanan masyarakat di wilayah Sumatra Selatan. Pemerintah berkomitmen menjaga kualitas output kerja demi kemajuan daerah dan kesejahteraan publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....