Perceraian di Palembang Meningkat, Judi Online Jadi Pemicu

  • 14 Mar 2026 05:56 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Maraknya praktik judi online dinilai ikut memicu meningkatnya angka perceraian di Kota Palembang. Fenomena ini memperburuk persoalan rumah tangga yang sebelumnya dipicu berbagai konflik keluarga.

Ketua Pengadilan Agama Kelas IA Palembang M. Aliyuddin mengungkapkan hal tersebut dalam Dialog Palembang Menyapa RRI, Selasa 10 Maret 2026. Ia menjelaskan perkara perceraian yang masuk ke pengadilan menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.

Menurut Aliyuddin, meningkatnya perceraian tidak hanya disebabkan satu faktor. Persoalan ekonomi, konflik rumah tangga, hingga kebiasaan berjudi secara daring turut memperkeruh hubungan pasangan suami istri.

“Kasus perceraian cenderung meningkat di masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari berbagai masalah sosial, misalnya meningkatnya judi online yang turut memengaruhi situasi rumah tangga,” katanya.

Ia menambahkan perselingkuhan juga menjadi penyebab yang cukup sering memicu keretakan rumah tangga. Selain itu, campur tangan pihak lain termasuk keluarga besar kerap memperparah konflik pasangan.

Aliyuddin menjelaskan pertengkaran yang terjadi secara berulang dapat menimbulkan masalah yang semakin serius. Kondisi tersebut bahkan dapat berkembang menjadi kekerasan dalam rumah tangga.

“Dari persoalan tersebut akhirnya memantik keributan hampir setiap hari, bahkan ada yang berujung pada kekerasan dalam rumah tangga,” ujarnya.

Ia menilai persoalan mendasar yang sering terabaikan pasangan adalah pemahaman tentang makna membangun rumah tangga. Kesadaran terhadap tanggung jawab tersebut dinilai penting untuk menjaga keharmonisan keluarga.

“Yang paling mendasar sebenarnya adalah kesadaran tentang arti dan makna rumah tangga itu sendiri. Jika pemahaman itu kuat, biasanya pasangan akan lebih mampu mengelola konflik,” tuturnya.

Pengadilan Agama Palembang mengimbau pasangan suami istri untuk mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan masalah. Sikap saling memahami peran masing-masing juga dinilai penting untuk menjaga hubungan tetap harmonis.

Selain itu, pasangan diharapkan mampu mencari solusi secara bijak ketika menghadapi persoalan rumah tangga. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah konflik berkembang hingga berujung pada perceraian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....