Gerakan Pangan Murah, Polda Sumsel Salurkan 135 Ton Beras untuk 20 Ribu Warga

  • 14 Mar 2026 09:09 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Polda Sumatera Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak di 47 titik yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota wilayah Sumatera Selatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional, yang turut melibatkan Perum Bulog dan pemerintah daerah setempat.

Sebanyak 135,5 ton beras disalurkan kepada sekitar 20.325 warga yang membutuhkan. Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat menjelang Lebaran, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, memimpin langsung kegiatan ini yang berlangsung di halaman Gudang Bulog Sukamaju, Kecamatan Sako, Kota Palembang, Jumat, 13 Maret 2026.

Selain Kapolda Sumsel, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi Sumsel, serta pimpinan Perum Bulog wilayah Sumselbabel. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk mengatasi isu pangan yang krusial, terutama menjelang hari raya.

Kapolda Sandi Nugroho menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah isu strategis yang berhubungan langsung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, keterjangkauan harga bahan pokok menjelang Idul Fitri sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. “Polri hadir untuk memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Kapolda dalam sambutannya.

Program Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga pasokan dan harga pangan nasional. Pada tahun 2026 ini, Polda Sumsel menyalurkan beras melalui 47 titik distribusi yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Di Gudang Bulog Sukamaju Palembang, sekitar 10 ton beras disiapkan dalam puluhan ribu paket untuk masyarakat yang membutuhkannya.

Perum Bulog, yang turut mendukung acara ini, tidak hanya menyediakan beras, tetapi juga memberikan bonus bahan kebutuhan rumah tangga seperti minyak goreng, gula, dan kecap. Hal ini bertujuan untuk menambah manfaat bagi masyarakat, memastikan mereka dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran tanpa harus khawatir tentang lonjakan harga.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memberikan apresiasi atas terlaksananya Gerakan Pangan Murah ini. Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat dan mampu menekan potensi lonjakan harga bahan pokok serta mencegah panic buying. “Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini adalah wujud dari program Presisi Polri yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan dasar. "Kegiatan ini memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, yang hadir untuk meringankan beban ekonomi mereka," ujar Nandang.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Polda Sumsel tidak hanya memastikan ketahanan pangan di Sumatera Selatan tetapi juga menunjukkan komitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang dan stabil secara ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....