Pelatihan E-Monev Tingkatkan Akurasi Laporan Pembangunan

  • 07 Mar 2026 08:12 WIB
  •  Palembang

‎RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang meningkatkan kapasitas pelaporan pembangunan melalui pelatihan teknis indikator kinerja Prosn. Kegiatan ini memanfaatkan aplikasi E-Monev Bappenas untuk memperkuat sistem pelaporan pembangunan daerah.

Pelatihan tersebut diikuti Sekretaris Daerah Palembang Afrizal Hasyim bersama jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dari Lawang Jabo Command Center Pemkot Palembang, Jumat 6 Maret 2026.

Pelatihan diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas. Selain Palembang, kegiatan juga diikuti pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia.

Afrizal Hasyim mengatakan pelatihan ini bertujuan menyamakan persepsi pemerintah daerah dalam pelaporan kinerja pembangunan. Peserta diberikan pemahaman mengenai standar format laporan, indikator kinerja, serta penginputan data dalam sistem E-Monev.

“Pelatihan ini untuk menyamakan persepsi laporan kinerja pembangunan. Serta dijelaskan standar laporan, indikator, dan penginputan data,” ujarnya.

Dengan adanya keseragaman pelaporan, proses monitoring dan evaluasi pembangunan diharapkan berjalan lebih efektif. Sistem yang terintegrasi juga memudahkan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Dalam sesi pelatihan, tim teknis Bappenas memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelaporan indikator kinerja. Peserta memperoleh panduan tahapan penginputan data hingga proses validasi dan verifikasi laporan.

Materi pelatihan juga menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam penyampaian laporan pembangunan. Selain itu, akurasi data dinilai sangat penting untuk mendukung monitoring dan evaluasi program nasional.

Afrizal menegaskan partisipasi pemerintah daerah dalam pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen meningkatkan tata kelola pembangunan. Peningkatan kualitas pelaporan dinilai penting untuk menghasilkan kebijakan pembangunan yang tepat.

“Dengan pemahaman yang sama, laporan kinerja yang disampaikan dapat sesuai standar nasional. Laporan tersebut menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan,” tuturnya.

Melalui integrasi pelaporan pada aplikasi E-Monev Bappenas, sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin optimal. Sistem tersebut juga diharapkan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaporan pembangunan.

Ke depan, pelaporan indikator kinerja Prosn diharapkan berjalan lebih sistematis dan berbasis hasil. Langkah ini penting untuk mendukung pencapaian target pembangunan nasional secara efektif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....