Polda Sumsel Tingkatkan Literasi lewat Pelatihan Jurnalisme
- 10 Jun 2026 07:30 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polda Sumatera Selatan mengadakan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Fungsi Kehumasan dan Pengembangan PPID bagi Satker Polda Sumsel serta Polres jajaran untuk meningkatkan kapasitas SDM bidang komunikasi publik.
- Pelatihan bertema penulisan naskah berbasis jurnalistik ini membekali peserta dengan teknik 5W+1H, piramida terbalik, strategi 4U, serta pemanfaatan AI untuk menghasilkan informasi cepat, akurat, dan kredibel bagi masyarakat.
- Kegiatan ini menekankan perubahan paradigma kehumasan dari komunikasi administratif menjadi komunikasi publik yang humanis, relevan, dan strategis, sekaligus memperkuat literasi informasi,
RRI.CO.ID, Palembang - Bidang Hubungan Masyarakat, Polda Sumsel menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi Kehumasan dan Pengembangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Satker Polda Sumsel serta Polres jajaran Tahun Anggaran 2026 di Palembang, Selasa, 9 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia bidang kehumasan dalam menghadapi dinamika komunikasi publik yang semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi digital dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi cepat, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Pelatihan dibuka oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, dan diikuti oleh Kasubbag Renmin, operator PPID Satker Polda Sumsel, Kasi Humas Polres jajaran, operator kehumasan, serta personel yang mengemban fungsi komunikasi publik di lingkungan Polda Sumsel. Acara ini juga menghadirkan praktisi komunikasi dan akademisi, termasuk Ketua JMSI Sumsel, Firdaus Komar serta unsur PWI Sumsel, untuk memberikan pembekalan strategi komunikasi publik modern berbasis jurnalistik.
Dalam sambutannya, Nandang menekankan, fungsi kehumasan kini memiliki peran strategis lebih luas. “Humas tidak lagi sekadar penyampai informasi institusi, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman, partisipasi, dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Informasi cepat, akurat, dan transparan menjadi kunci utama membangun kepercayaan publik,” ujarnya.
Pelatihan yang mengusung tema “Pelatihan Peningkatan Keterampilan Penulisan Naskah Berbasis Jurnalis dalam Membangun Literasi Polda Sumsel dan Jajaran” ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menghasilkan produk komunikasi publik profesional, kredibel, dan memiliki nilai berita yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern. Peserta dibekali teknik penulisan berbasis prinsip 5W+1H, metode piramida terbalik, strategi penyusunan judul dengan formula 4U, hingga pemanfaatan teknologi AI untuk produksi konten lebih efektif.
Ketua JMSI Firdaus menekankan pentingnya perubahan paradigma kehumasan dari komunikasi administratif menjadi komunikasi publik yang humanis dan relevan. “Humas bukan sekadar penyebar rilis, melainkan arsitek komunikasi publik yang membangun pemahaman dan kepercayaan masyarakat. Setiap informasi harus mengandung dampak, signifikansi, dan nilai human interest agar menjangkau publik secara luas,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....