Perkuat Konsolidasi, FORKI Sumsel Matangkan Tiga Agenda Besar Tahun 2026

  • 01 Apr 2026 19:12 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Pengprov FORKI) Sumatera Selatan mulai mematangkan sejumlah agenda strategis tahun 2026. Fokus utama organisasi saat ini tertuju pada penguatan konsolidasi antar-perguruan serta akselerasi program kerja teknis.

Ketua Umum Pengprov FORKI Sumsel, RM Taufik Husni, mengungkapkan, terdapat tiga agenda besar yang menjadi prioritas dalam waktu dekat, yakni penyelenggaraan Kejuaraan Daerah (Kejurda), Rapat Kerja Daerah (Rakerda), serta pelatihan wasit dan juri.

"Halalbihalal ini kami jadikan momentum untuk menyatukan visi kembali. Ada tiga agenda utama yang kita matangkan: Kejurda, Rakerda, dan pelatihan bagi wasit juri," ujar Taufik Husni di sela kegiatan Halal Bihalal FORKI Sumsel di Cafe Kopi 7 Palembang, Rabu, 1 April 2026.

Taufik mengakui bahwa tantangan utama organisasi selama ini adalah koordinasi yang belum optimal antar-pimpinan perguruan karate di Sumatera Selatan. Oleh karena itu, pertemuan ini diharapkan menjadi titik cair komunikasi guna mempererat silaturahmi yang sempat terkendala rutinitas masing-masing pengurus.

Ketua Umum Pengprov FORKI Sumatera Selatan, RM Taufik Husni (ke dua kiri) didampingi Waka I FORKI Sumsel AKP Dedi Wijaya (kiri), Sekum FORKI Sumsel Yan Warsah (kanan) dan Wabendum FORKI Sumsel Anisa Katarima (ke dua kanan), saat diwawancarai awak media usai kegiatan Halal Bihalal FORKI Sumsel di Palembang, Rabu, 1 April 2026. (Foto: Humas FORKI Sumsel)

Baca juga: Gebrakan FORKI Sumsel: Kejurda 2026 Perdana Rebut Trofi Gubernur

Sebagai langkah konkret percepatan arus informasi, FORKI Sumsel menyepakati pembentukan grup komunikasi digital (WAG) yang melibatkan seluruh pimpinan perguruan. Wadah ini diproyeksikan menjadi ruang diskusi dan pertukaran data yang lebih responsif bagi internal organisasi.

Selain masalah manajerial, aspek prestasi atlet juga menjadi sorotan. Taufik menerima berbagai masukan mengenai perlunya efektivitas dalam pola pemilihan dan rekrutmen atlet. Hal ini bertujuan agar FORKI Sumsel mampu menjadi wadah yang lebih representatif bagi karateka berbakat untuk meraih prestasi di level yang lebih tinggi.

"Kami menerima masukan konstruktif agar ke depan pemilihan atlet ini lebih diefektifkan, sehingga FORKI benar-benar menjadi tempat penyaluran bagi atlet yang berprestasi," tegasnya.

Meskipun dalam pertemuan tersebut belum seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) dapat hadir secara fisik karena kendala waktu kerja, Pengprov FORKI Sumsel berkomitmen untuk terus mengintensifkan pertemuan lanjutan guna menuntaskan berbagai persoalan organisasi demi kemajuan olahraga karate di Bumi Sriwijaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....