Rakerprov FORKI Sumsel Evaluasi Kinerja dan Target Kejurnas

  • 19 Apr 2026 15:10 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) FORKI Sumatera Selatan tahun 2026 menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi total kinerja organisasi sekaligus mematangkan target prestasi di level nasional. Dalam forum ini, penguatan internal dan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) bulan depan menjadi agenda utama yang dibahas secara mendalam.

Ketua Umum FORKI Sumsel, RM Taufik Husni, menegaskan, Rakerprov ini bertujuan menyusun program kerja satu tahun ke depan agar lebih terarah. Salah satu poin evaluasi keras yang mencuat adalah ketidakhadiran tiga perguruan karate tanpa alasan yang jelas. Pria yang akrab disapa TAHU itu memberikan peringatan tegas mengenai keharmonisan organisasi di tingkat daerah.

"Apabila perguruan tersebut tidak bisa bekerja sama, maka kami akan mengirimkan surat kepada pengurus besar (PB) yang ada di Jakarta. Perguruan yang ada di daerah ini harus tetap menjaga keharmonisan kepada FORKI Sumatera Selatan," tegas Taufik Husni terkait hasil evaluasi kehadiran anggota.

Selain pembenahan internal, Rakerda ini secara khusus mematok target satu medali emas pada ajang Kejurnas perebutan Piala Ketua Umum PB FORKI bulan Mei 2026 mendatang. Untuk merealisasikannya, FORKI Sumsel akan mengirimkan sekitar 25 atlet hasil seleksi ketat yang melibatkan pihak eksternal demi menjamin objektifitas.

Ketua Umum FORKI Sumsel, RM Taufik Husni, memberikan keterangan kepada awak media di sela kegiatan Rakerprov FORKI Sumsel 2026, Minggu, 19 April 2026. (Foto: Humas FORKI Sumsel)

"Penyeleksian atlet Kejurnas itu kita melibatkan tim KONI, Dispora, dan FORKI sendiri supaya lebih objektif. Betul-betul yang dikirim itu yang mempunyai talenta atau peluang mendapatkan emas," ujar Taufik.

Para atlet terpilih nantinya akan langsung menjalani pemusatan latihan atau Training Center (TC) mengingat waktu persiapan yang singkat.

Langkah evaluasi ini mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Pandji Tjahjanto, - yang mewakil Gubernur Sumsel Herman Deru membuka agenda Rakerprov - menekankan pentingnya indikator keberhasilan yang terukur dalam setiap program yang disusun dalam Rakerda. Pemerintah mendorong adanya terobosan besar untuk mendongkrak peringkat olahraga Sumsel yang saat ini masih berada di posisi 21 dari 38 provinsi.

"Kita harus ada terobosan. Kita harus bekerja keras, minimal ranking di atas 15 lah, karena kita provinsi besar dan provinsi lama juga," pungkas Pandji menekankan perlunya lompatan prestasi melalui pembinaan sejak usia dini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....