Hadiri IIGCE 2026, Bupati OKU Dorong Pengembangan Energi Panas Bumi

  • 23 Agt 2026 12:24 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKU - Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah menghadiri pembukaan The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

IIGCE 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia: Geothermal as the Baseload Driving Energy Transition and Security”.

Tema tersebut menyoroti peran energi panas bumi sebagai salah satu sumber energi baseload dalam mendukung ketahanan energi sekaligus mempercepat transisi energi di Indonesia.

Pembukaan kegiatan berskala internasional tersebut turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Kehadiran Teddy dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Kabupaten OKU untuk mengikuti forum yang membahas pengembangan energi panas bumi. Terlebih, OKU memiliki potensi manifestasi panas bumi alami dan mulai dilirik perusahaan pengembang energi geotermal nasional.

"Kehadiran kami di IIGCE 2026 merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten OKU dalam mendukung program ketahanan energi nasional dan transisi menuju energi bersih yang digaungkan oleh Pemerintah Pusat. OKU dikaruniai kekayaan alam yang luar biasa, termasuk potensi geothermal (panas bumi) bertemperatur tinggi yang potensial untuk dikembangkan menjadi sumber energi hijau pembawa kesejahteraan," ujar Teddy Meilwansyah.

Teddy berharap IIGCE 2026 dapat menjadi ruang untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan investor dalam pengembangan potensi panas bumi di OKU.

"Kami berharap melalui forum ini, sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian ESDM, dan investor dapat terjalin lebih erat. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa eksplorasi panas bumi di wilayah OKU berjalan optimal dan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) berbasis industri berkelanjutan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....