Bentuk Karakter dan Emosi, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pendampingan Remaja
- 08 Agt 2026 07:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Remaja membutuhkan pendampingan karena emosi berkembang lebih cepat daripada logika dan kontrol diri.
- Orang tua, guru, dan keluarga perlu menjadi support system bagi remaja.
- Remaja didorong mencari bantuan ketika menghadapi masalah, bukan menghindarinya.
RRI.CO.ID, Palembang - Remaja sedang berada dalam fase penting pembentukan emosi dan karakter. Karena itu, mereka membutuhkan perhatian lebih dari orang-orang terdekat.
Praktisi psikologi pendidikan, perkembangan dan pernikahan, Rahayu Mikuati, menyampaikan hal tersebut dalam Spada Pro 2 RRI Palembang edisi Narkoba, Kamis, 6 Agustus 2026. Menurutnya, perkembangan emosi remaja berlangsung lebih cepat dibandingkan logika dan kontrol diri.
“Remaja adalah fase perkembangan emosi lebih cepat daripada logika dan kontrol diri, sehingga gampang sekali terjebak. Kondisi tersebut membuat remaja rentan menghadapi berbagai tekanan dalam kehidupannya,” ujarnya.
Tekanan itu dapat berasal dari persoalan akademis, hubungan sosial, pertemanan, hingga konflik keluarga. Situasi tersebut membutuhkan pendampingan agar remaja tidak mengambil keputusan secara terburu-buru.
“Yang sudah dewasa tolong mendampingi yang belum dewasa, karena mereka belum bisa memecahkan masalah secara baik. Jadi, orang dewasa perlu hadir sebagai tempat aman untuk bercerita,” katanya.
Rahayu menyebut remaja dapat mencari bantuan dari orang tua, guru, teman, atau anggota keluarga terpercaya. Dukungan tersebut penting agar masalah dapat diselesaikan, bukan justru dihindari.
“Kalau ada masalah, cari yang bisa menyelesaikan, bukan menghindari masalah. Lingkungan terdekat harus mampu menjadi support system yang positif bagi remaja.,” jelasnya.
Pendampingan yang konsisten dapat membantu remaja memahami masalah dan menentukan langkah secara lebih bijak. Dengan begitu, mereka tidak mudah mencari pelarian yang berisiko ketika menghadapi tekanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....