Pendekatan Religi Perkuat Rehabilitasi Pengguna Narkoba
- 28 Mar 2026 22:38 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Pendekatan religi semakin diperkuat dalam proses rehabilitasi pengguna narkoba sebagai upaya mencegah kekambuhan. Metode ini melengkapi penanganan medis dan psikologis dengan menyasar aspek batin pasien.
Asisten Konselor Adiksi RS Ernaldi Bahar Palembang Mahmud Kurniawan menyampaikan hal tersebut dalam Program SANKSI Pro 1 RRI Palembang, Rabu 18 Maret 2026. Ia menegaskan konselor adiksi harus memiliki etika dan empati dalam mendampingi pasien.
“Untuk menjadi konselor harus beretika baik sebagai modal utama dalam mendampingi pengguna narkoba,” ujarnya.
Ia menjelaskan pendekatan personal yang humanis menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan pasien selama proses rehabilitasi. Kepercayaan tersebut menjadi pintu masuk bagi keberhasilan terapi yang dijalankan.
Mahmud menambahkan, penguatan spiritual dilakukan melalui program rutin yang terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan ibadah harian serta pembinaan mingguan menjadi bagian dari proses tersebut.
“Ada program ibadah rutin dan penguatan iman setiap minggu untuk membantu proses pemulihan,” tuturnya.
Menurutnya, pembinaan keagamaan membantu pasien mengisi kekosongan batin sekaligus menemukan kembali makna hidup. Proses ini juga melatih kemampuan mengendalikan diri secara bertahap.
Saat ini, sebanyak 35 pasien menjalani rawat inap di RS Ernaldi Bahar Palembang, terdiri dari 33 laki-laki dan 2 perempuan. Setiap pasien memiliki latar belakang dan tingkat ketergantungan yang berbeda.
Mahmud menegaskan pendekatan rehabilitasi harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu. Penanganan yang tepat dinilai berpengaruh terhadap keberhasilan pemulihan.
Ia juga mencatat adanya perubahan positif pada pasien selama menjalani rehabilitasi. Kondisi emosional yang sebelumnya tidak stabil mulai menunjukkan perbaikan.
“Awalnya banyak pasien yang emosional, tetapi sekarang mulai bisa menerima proses yang dijalani,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, sesi religi diisi dengan tausiah, dzikir, doa bersama, serta refleksi diri. Pendekatan dilakukan secara persuasif agar pasien merasa diterima dan tidak dihakimi.
Pendekatan terpadu yang menggabungkan aspek medis, psikologis, dan spiritual diharapkan mampu memperkuat proses pemulihan. Upaya ini menjadi langkah strategis dalam menekan risiko kekambuhan pengguna narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....