Berhenti Berpikir Berlebihan, Ini Kiat Hidup Tenang
- 23 Jan 2026 12:37 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, PALEMBANG - Kecemasan menjadi masalah kesehatan mental yang kian meningkat di era digital saat ini. Pengusaha dan pemikir yang mendalami filosofi bisnis & filosofi hidup Naval Ravikant membagikan pandangannya tentang cara mengatasi overthinking dan hidup lebih tenang dalam sebuah wawancara yang viral di media sosial.
Menurut Naval, stres terjadi ketika seseorang memiliki dua keinginan yang bertentangan secara bersamaan. "Ketika pikiran Anda stres, itu karena memiliki dua keinginan yang saling bertentangan," ujarnya dalam wawancara tersebut. "Misalnya, Anda ingin disukai tapi juga ingin melakukan sesuatu yang egois."
Naval menjelaskan kecemasan sebagai bentuk stres yang tidak teridentifikasi dan menumpuk. Ia menyarankan untuk duduk tenang dan mengidentifikasi sumber kecemasan tersebut. "Anda perlu melalui setiap kali merasa cemas dengan cermat dan bertanya mengapa saya cemas kali ini," katanya.
Salah satu cara mengatasi kecemasan menurut Naval adalah dengan merenungkan kematian. Ia menekankan bahwa hidup sangat singkat dan semuanya akan berakhir. "Anda akan mati dan semuanya akan menjadi nol, Anda tidak bisa membawa apapun," ujar Naval, menambahkan bahwa kesadaran ini membantu mengurangi kecemasan.
Naval juga membahas pentingnya hadir di setiap momen. Menurutnya, waktu terbuang adalah waktu ketika seseorang tidak hadir sepenuhnya. "Jika Anda tidak hadir untuk momen itu, jika Anda stres atau cemas atau memikirkan hal lain, Anda melewatkannya," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa hadir sepenuhnya berarti tidak memikirkan diri sendiri melainkan tenggelam dalam momen. Pikiran yang terus-menerus aktif justru bisa merusak ketenangan hidup. "Pikiran adalah yang bisa memakan Anda hidup-hidup jika Anda membiarkannya," kata Naval.
Tentang pengambilan keputusan, Naval percaya bahwa insting atau gut feeling adalah pembuat keputusan utama. Pikiran hanya merasionalisasi keputusan setelahnya. "Gut adalah keputusan yang telah terasah melalui evolusi dan pengalaman Anda," ujarnya.
Naval menyarankan untuk tidak melawan insting ketika menghadapi keputusan sulit. Menurutnya, dalam hubungan yang gagal, seseorang biasanya sudah tahu sejak awal akan kegagalan tersebut. "Terkadang keinginan akan mengalahkan penilaian Anda dan menjebak Anda dalam jalur yang menghabiskan waktu," jelasnya.
Untuk menjalani kehidupan yang memuaskan, Naval menekankan pentingnya melakukan apa yang benar-benar diinginkan. Ia percaya bahwa orang yang sukses dan lebih tua akan mengatakan hidup terbaik mereka adalah ketika menjalaninya tanpa minta maaf. "Kebanyakan orang sukses yang lebih tua akan memberi tahu Anda bahwa hidup mereka paling baik ketika menjalaninya tanpa minta maaf sesuai keinginan mereka sendiri," ujarnya.
Naval juga menekankan pentingnya mengamati pola pikiran sendiri secara objektif. Proses ini membutuhkan waktu dan tidak terjadi dalam semalam. "Untuk meningkatkan kualitas hidup Anda, cara termudah dan terbaik adalah dengan mengamati pikiran dan pola Anda sendiri," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....