SMAN 22 Palembang Bangun Minat Baca di Tengah Gempuran Media Sosial

  • 27 Jul 2026 22:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • SMA Negeri 22 Palembang melaksanakan Program "Baca, Tulis, Inspirasi" menjadi upaya meningkatkan budaya literasi.
  • Kegiatan dilaksanakan rutin tiga kali seminggu sebelum pembelajaran.
  • Literasi diharapkan membentuk kemampuan berpikir kritis dan kebiasaan membaca.

RRI.CO.ID, Palembang - SMA Negeri 22 Palembang memperkuat budaya literasi melalui program "Baca, Tulis, Inspirasi" sebagai upaya meningkatkan minat baca, kemampuan menulis, dan berpikir kritis peserta didik. Program tersebut dihadirkan sebagai respons terhadap semakin tingginya penggunaan media sosial dan gawai yang dinilai memengaruhi kebiasaan membaca siswa.

Gerakan literasi sekolah ini dilaksanakan secara rutin selama 10 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Melalui pembiasaan yang berkelanjutan, sekolah berharap siswa tetap memiliki waktu untuk membaca di tengah perkembangan teknologi digital.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Manajemen Mutu sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan Literasi Sekolah, Yusnidar, mengatakan program tersebut lahir dari keinginan sekolah menghidupkan kembali budaya membaca di lingkungan pendidikan. Menurutnya, literasi menjadi bekal penting bagi siswa untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kemampuan menganalisis informasi.

"Program Baca, Tulis, Inspirasi ini merupakan upaya membangun kembali budaya literasi di lingkungan sekolah. Di tengah pengaruh media sosial dan penggunaan gawai yang semakin tinggi, kami ingin membiasakan siswa untuk meluangkan waktu membaca, meningkatkan kemampuan menulis, serta melatih cara berpikir kritis melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan," ujarnya kepada RRI, Jumat, 24 Juli 2026.

Program "Baca, Tulis, Inspirasi" dilaksanakan setiap Selasa, Rabu, dan Kamis sebelum pembelajaran dimulai. Selama 10 menit, siswa diberi kesempatan membaca buku sesuai minat mereka, baik buku fiksi maupun nonfiksi.

Sekolah menilai kebebasan memilih bahan bacaan menjadi salah satu cara menumbuhkan minat membaca tanpa memberikan tekanan kepada siswa. Dengan pendekatan tersebut, kegiatan literasi diharapkan menjadi kebiasaan yang dilakukan atas kesadaran, bukan sekadar memenuhi kewajiban.

Selain meningkatkan kemampuan membaca, program ini juga dirancang untuk melatih kemampuan menulis dan berpikir kritis. Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi perkembangan informasi yang semakin cepat di era digital.

SMAN 22 Palembang optimistis pembiasaan literasi secara konsisten akan membentuk karakter siswa yang lebih kreatif, kritis, dan memiliki kemampuan menyaring informasi secara bijak. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu siswa menghadapi tantangan dunia pendidikan maupun kehidupan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....