SLB Negeri Pembina Siapkan Siswa Disabilitas Berprestasi dan Siap Kerja
- 03 Jun 2026 10:18 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan keterbatasan
- Dukungan dari keluarga memiliki peran penting dalam keberhasilan siswa berkebutuhan khusus.
- Semua anak anak berkebutuhan khusus jangan takut untuk bermimpi dan mencoba hal baru agar semakin meningkatkan kepercayaan diri sekaligus sebagai bukti bahwa keterbatasan bukan menjadi halangan untuk berprestasi
RRI.CO.ID, Palembang - Prestasi siswa berkebutuhan khusus terus menunjukkan tren positif di Palembang. Keberhasilan tersebut didukung pembelajaran berbasis keterampilan yang diterapkan sejak usia sekolah dasar.
Model pendidikan itu diterapkan SLB Negeri Pembina Palembang untuk membantu peserta didik menemukan minat dan bakat sejak dini. Pendekatan tersebut juga menjadi bekal penting bagi siswa untuk mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.
Plt Kepala SLB Negeri Pembina Palembang, Sri Warih Handayani, mengatakan sekolah menerapkan kurikulum yang berbeda dengan sekolah reguler. Pengembangan keterampilan menjadi salah satu fokus utama dalam proses pembelajaran.
Menurutnya, pembinaan keterampilan dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan peserta didik. Langkah tersebut bertujuan membantu siswa mengenali potensi yang dimiliki sejak awal.
“Anak-anak sudah dibiasakan diasah dari segi keterampilan dari usia dasar sampai ke tingkat SMP dan SMA agar anak-anak menemukan minat dan bakatnya sejak awal,” ujarnya dalam program Ruang Disabilitas dan Inklusi di Pro 1 RRI Palembang, Sabtu, 30 Mei 2026.
Pada jenjang SMP, siswa diperkenalkan dengan berbagai bidang keterampilan yang tersedia di sekolah. Setelah menemukan bidang yang diminati, mereka diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan secara lebih mendalam.
Saat ini SLB Negeri Pembina mengembangkan tujuh bidang keterampilan bagi peserta didik. Program tersebut meliputi tata boga, tata busana, komputer, desain grafis, pertanian, dan sejumlah keterampilan lainnya.
Sri Warih mengatakan penguatan keterampilan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan siswa selama menempuh pendidikan. Program tersebut juga diarahkan untuk mempersiapkan lulusan memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.
Hasil pembinaan tersebut mulai terlihat melalui berbagai prestasi yang diraih peserta didik. Pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional 2026, siswa SLB Negeri Pembina berhasil meraih juara pertama di beberapa cabang perlombaan.
| Baca juga: 315 Calon Bintara TNI AD Ikuti Seleksi Pusat |
Ia menilai keberhasilan siswa tidak terlepas dari peran keluarga yang terus memberikan dukungan. Pendampingan, perhatian, dan penerapan disiplin menjadi faktor penting dalam proses tumbuh kembang anak.
Selain penguatan keterampilan, sekolah juga membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama. Lembaga tersebut bertugas memfasilitasi uji kompetensi bagi siswa sesuai bidang yang ditekuni.
Melalui sertifikasi yang diakui secara nasional, lulusan diharapkan memiliki daya saing yang lebih baik saat memasuki dunia kerja. Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan diri peserta didik.
Sri Warih mengajak seluruh anak berkebutuhan khusus untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Menurutnya, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi dan meraih prestasi.
“Semua anak-anak berkebutuhan khusus jangan takut untuk bermimpi dan mencoba hal baru agar semakin meningkatkan kepercayaan diri sekaligus sebagai bukti bahwa keterbatasan bukan menjadi halangan untuk berprestasi,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....