Polda Sumsel Rampungkan Identifikasi Seluruh Korban Bus ALS
- 24 Mei 2026 22:55 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Tim DVI Pusdokkes Polri bersama RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang akhirnya berhasil mengidentifikasi empat jenazah terakhir korban kecelakaan Bus ALS dengan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara. Seluruh 17 korban tewas dalam peristiwa tersebut kini telah teridentifikasi.
Plt Kabid Dokkes Polda Sumsel AKBP Andrianto mengatakan hasil laboratorium DNA dari Pusdokkes Polri diterima pada Jumat, 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Tim kemudian langsung melakukan rekonsiliasi untuk mencocokkan data ante mortem dan post mortem korban.
“Pagi kami lakukan rekonsiliasi artinya untuk mencocokkan data ante mortem dan data post mortem,” ujarnya saat konferensi pers di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Sabtu, 23 Mei 2026. Proses tersebut memastikan identitas korban sesuai hasil pemeriksaan DNA.
Dari hasil pencocokan, jenazah pertama teridentifikasi atas nama Sukardi berjenis kelamin laki-laki. Korban diketahui identik dengan sampel pembanding dari anak biologis bernama Mario.
Jenazah kedua berhasil diidentifikasi atas nama Serepdo Gurning melalui kecocokan DNA keluarga biologis. Sementara jenazah ketiga diketahui bernama Sukono bin Supardi Nasution.
Sedangkan jenazah keempat teridentifikasi atas nama Karnovim Salim berjenis kelamin laki-laki. Identifikasi dilakukan melalui kecocokan langsung dengan properti peci yang digunakan korban.
“Dari hasil laboratorium data post mortem yang keluar, semua jenazah sudah teridentifikasi secara jelas,” katanya. Menurutnya, seluruh data ante mortem dan post mortem menunjukkan kecocokan penuh terhadap 17 korban.
Setelah proses identifikasi selesai, RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang langsung memulangkan empat jenazah tersebut ke daerah asal masing-masing. Proses pemulangan dilakukan melalui jalur darat dengan pengawalan personel Ditlantas Polda Sumsel.
Dua jenazah atas nama Sukardi dan Serepdo Gurning diberangkatkan menuju Medan, Sumatera Utara. Sementara jenazah Sukono dipulangkan ke Padang, Sumatera Barat, dan Karnovim Salim menuju Semarang, Jawa Tengah.
Andrianto juga menyampaikan kondisi korban selamat bernama Ngadiono terus menunjukkan perkembangan positif selama menjalani perawatan. Korban yang sebelumnya mengalami luka bakar lebih dari 50 persen kini mulai membaik.
“Sekarang luka bakarnya menjadi sekitar 15 persen dan dia sudah bisa bergerak sendiri ke kamar mandi,” tuturnya. Pihak rumah sakit memperkirakan korban segera dipulangkan dalam waktu dekat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan proses penyidikan kecelakaan maut tersebut masih terus berjalan. Ditlantas Polda Sumsel dijadwalkan melakukan gelar perkara pada Senin mendatang.
“Setelah gelar perkara, baru akan disampaikan hasil penyidikannya,” ujarnya. Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan untuk mengungkap penyebab kecelakaan Bus ALS dengan truk tangki BBM tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....