Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan Sopir Truk di SPBU Noerdin Pandji

  • 03 Jun 2026 14:30 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polda Sumsel memastikan pengusutan tuntas kasus pengeroyokan yang menewaskan sopir truk YF (33) di area SPBU Jalan Noerdin Pandji, Palembang, yang dipicu perselisihan akibat antrean BBM solar.
  • Peristiwa bermula dari cekcok di SPBU yang kemudian berujung penyerangan oleh sekelompok orang menggunakan senjata tajam, hingga korban meninggal dunia setelah sempat dilarikan dan diserang kembali.
  • Polisi telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengidentifikasi pelaku yang kini dalam pengejaran, sementara Polda Sumsel menegaskan kasus ditangani secara profesional dan transparan.

RRI.CO.ID,Palembang - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) memastikan pengusutan secara menyeluruh terhadap kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang sopir truk di area SPBU Jalan Noerdin Pandji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Selasa malam, 2 Juni 2026. Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena menyebabkan korban meninggal dunia akibat kekerasan.

Korban diketahui berinisial YF (33), seorang sopir truk yang saat kejadian sedang mengantre pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula ketika sebuah kendaraan diduga milik pelaku menyerobot antrean, sehingga korban menegur tindakan tersebut yang kemudian memicu cekcok di lokasi.

Pertikaian sempat dilerai oleh sejumlah sopir dan warga yang berada di sekitar SPBU. Namun sekitar 30 menit kemudian, pelaku kembali mendatangi lokasi bersama sekitar tujuh orang rekannya dengan mengendarai sepeda motor, lalu melakukan penyerangan terhadap korban menggunakan senjata tajam.

Dalam upaya menyelamatkan diri, korban sempat melarikan diri menggunakan truk yang dikendarainya. Namun para pelaku melakukan pengejaran hingga akhirnya kendaraan korban berhenti setelah menabrak di seberang SPBU. Korban kemudian kembali diserang hingga mengalami luka parah sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Myria Palembang.

Menerima laporan kejadian tersebut, personel Polsek Sukarami bersama Unit Reskrim dan SPKT segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti termasuk satu unit truk milik korban.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana menegaskan pihaknya telah mengantongi sejumlah petunjuk dan identitas pelaku. Saat ini tim gabungan masih melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

"Kami telah mengantongi sejumlah petunjuk dan identitas pelaku. Saat ini tim gabungan masih melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut,"ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara profesional, transparan, dan tuntas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian, sekaligus memanfaatkan layanan darurat 110 apabila mengetahui informasi terkait pelaku.

"Kasus ini akan ditangani secara profesional, transparan, dan tuntas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian, sekaligus memanfaatkan layanan darurat 110 apabila mengetahui informasi terkait pelaku,"ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....