Kasus BBM Subsidi Terungkap di Prabumulih, Pertamina Perketat Pengawasan
- 13 Apr 2026 07:47 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Prabumulih - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis bio solar di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Langkah penegakan hukum tersebut dinilai penting untuk menjaga distribusi energi bersubsidi tetap tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang berhak menerima manfaatnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan dukungan penuh terhadap upaya aparat kepolisian.
“Pertamina mendukung upaya penegakan hukum oleh Kepolisian dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Hal ini menjadi perhatian bersama mengingat BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Rusminto dalam siaran pers yang diterima RRI, Minggu, 12 April 2026.
Di sisi lain, Pertamina terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai mekanisme, mulai dari monitoring langsung di lapangan hingga pemanfaatan teknologi seperti CCTV di SPBU.
Tak hanya itu, sistem digital melalui QR Code dalam Program Subsidi Tepat juga dioptimalkan untuk memastikan penyaluran lebih transparan dan akurat. Sistem ini diharapkan mampu menekan potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Rusminto juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan barcode subsidi. “Bagi masyarakat yang menemukan adanya indikasi penggunaan barcode oleh pihak lain, kami mengimbau untuk segera melakukan reset ulang barcode yang digunakan agar tidak dapat disalahgunakan,” kata dia.
Ia menambahkan, barcode sebaiknya disimpan dengan baik dan tidak disebarluaskan. Proses pendaftaran hingga pengelolaannya pun dianjurkan dilakukan secara mandiri guna meminimalisir potensi penyalahgunaan.
Dalam menjaga distribusi energi bersubsidi, Pertamina menegaskan akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Tujuannya agar penyaluran BBM subsidi berjalan lancar, aman, dan sesuai ketentuan.
Pertamina juga tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran, baik oleh lembaga penyalur maupun pihak lain yang terlibat dalam penyalahgunaan. Sebagai bentuk pengawasan bersama, masyarakat turut diajak berperan aktif melaporkan indikasi pelanggaran melalui Pertamina Contact Center 135 atau kepada aparat penegak hukum setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....