Pempek Dapur Bingen 26 Tumbuh Bersama Rumah BUMN
- 10 Sep 2026 21:27 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Sebuah nama bukan sekadar identitas, namun terkadang menyimpan cerita tentang tempat, keluarga, dan perjalanan panjang. Hal itu pula yang tergambar dari nama Dapur Bingen 26 milik Nyanyu Nurjanah, pelaku UMKM pempek asal Palembang yang terus mengembangkan usahanya dengan dukungan berbagai pihak.
Dalam program Santai Siang Pro 2 RRI Palembang edisi UMKM, Selasa, 1 September 2026, Nyanyu menceritakan perjalanan Dapur Bingen 26 yang tidak lepas dari sejarah keluarganya. Nama tersebut terinspirasi dari rumah lama milik sang mama di kawasan 26 Ilir, yang hingga kini menjadi bagian penting dari perjalanan usaha pempek yang dirintisnya.
“Lokasinya tepat di 26 Ilir, di Kampung Pempek 26 Ilir. Namun, kata Bingen dalam nama usaha tersebut memiliki cerita tersendiri,” ujarnya.
Sebelum Nyanyu mulai berjualan pempek, sang mama terlebih dahulu membuat dan menjual cuko dengan nama Cuko Bingen. Ketika usaha keluarga berkembang menjadi bisnis pempek, nama Bingen tetap dipertahankan sebagai bentuk penghargaan terhadap usaha yang telah lebih dahulu dirintis sang mama.
“Dulu mama berjualan cuko dan membuat namanya Cuko Bingen. Jadi, nama Bingen kemudian tetap dipertahankan ketika usaha keluarga berkembang menjadi bisnis pempek,” ungkapnya.
Dalam perjalanan mengembangkan usaha, Nyanyu mulai bergabung dengan Rumah BUMN Sumsel PT Pusri pada 2020 sebagai mitra binaan. Bergabungnya Nyanyu menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan Dapur Bingen 26, terutama karena ia mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendampingan dan mengikuti berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan UMKM.
Melalui Rumah BUMN Sumsel PT Pusri, Nyanyu tidak hanya mendapatkan ruang untuk memperluas pengalaman, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan usahanya. Berbagai kegiatan yang diikuti menjadi sarana untuk menambah wawasan, membangun jejaring, serta mengenalkan produknya kepada lebih banyak masyarakat.
Bagi Nyanyu, keterlibatan dalam Rumah BUMN Sumsel PT Pusri memberikan manfaat tersendiri dalam proses membawa usaha keluarga agar terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.
"Pendampingan dan berbagai kegiatan yang diikuti itu menjadi bagian dari proses yang saya jalani dalam meningkatkan kapasitas sebagai pelaku UMKM," ungkpanya.
Dari usaha yang berawal dari dapur tua milik sang mama, Dapur Bingen 26 kini terus berupaya mempertahankan cita rasa sekaligus mengembangkan bisnis agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....