Mantan Programmer Rintis Bisnis Kuliner Kue Sus Susweet

  • 10 Sep 2026 15:32 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kemas Hanif Andika, seorang programmer, berhasil mengembangkan usaha kuliner Susweet dengan inovasi kue sus berukuran besar di Palembang.
  • Bisnis Susweet dimulai dari peluang sederhana di rumah yang memanfaatkan pengalaman usaha kuliner ibunya sebagai fondasi awal.
  • Kue sus menjadi produk unggulan yang cukup diminati pelanggan dan membedakan Susweet dari kompetitor lainnya di pasar kuliner lokal.

RRI.CO.ID, Palembang - Berawal dari peluang sederhana di rumah, Kemas Hanif Andika berhasil mengembangkan usaha kuliner Susweet dengan menghadirkan inovasi kue sus berukuran besar. Hanif memanfaatkan pengalaman usaha sang ibu sebagai langkah awal membangun bisnis yang kini memiliki ciri khas tersendiri.

Sebelum terjun ke dunia kuliner, Hanif memiliki latar belakang sebagai programmer. Ia melihat peluang ketika usaha sang ibu menerima berbagai pesanan makanan, terutama kue sus yang cukup diminati pelanggan.

“Karena market-nya sudah ada, kenapa nggak langsung diinovasikan. Akhirnya saya membuat kue sus berukuran besar dengan berbagai pilihan rasa,” ujar Hanif dalam program Santai Siang Pro 2 RRI Palembang edisi UMKM, Rabu, 9 September 2026.

Inovasi tersebut kemudian melahirkan Susweet yang mulai dikembangkan sejak September 2025. Hanif menjadikan ukuran produk yang lebih besar sebagai identitas usaha, dengan menghadirkan lima pilihan rasa, yaitu Vanilla, Cokelat Original, Cokelat Soft Cream, Matcha, dan Matcha Soft Cream.

“Dibuat ukuran besar karena ingin menjadikan suatu ciri khas dari Susweet ini. Sementara ini Susweet tersedia dalam lima pilihan rasa untuk konsumen,” katanya.

Dalam membangun usaha, Hanif tidak langsung menggunakan modal besar untuk membeli seluruh kebutuhan produksi. Ia memanfaatkan peralatan yang telah tersedia dari usaha sang ibu dan hanya menyiapkan bahan baku untuk memulai produksi.

“Alat-alat sudah ada dari punya ibu sebelumnya, jadi paling tinggal belanja bahan,” jelasnya.

Hanif menyarankan pelaku usaha pemula untuk memulai secara bertahap dengan menguji produk kepada orang terdekat. Menurutnya, masukan dari keluarga dan teman dapat membantu mengetahui kualitas produk sekaligus melihat peluang pasar.

“Bikin sedikit, cicipkan ke teman-teman dan keluarga. Dari proses tersebut, kita bisa mengetahui tanggapan sekaligus melihat peluang munculnya pesanan berikutnya,” sarannya.

Hanif berharap generasi muda tidak ragu mencoba peluang usaha meskipun dimulai dari skala kecil. Ke depan, ia menargetkan Susweet memiliki toko sendiri dan berkembang melalui pembukaan cabang di berbagai daerah.

“Pesannya untuk generasi muda adalah jangan takut untuk mencoba. Coba saja dulu, jangan takut-takut,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....