Satu Usaha Lima Menu Berbeda ala Afro Uwing
- 13 Agt 2026 11:05 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Afro Uwing menghadirkan lima menu dengan target pasar berbeda untuk menjangkau konsumen dengan beragam kebutuhan kuliner.
- Diversifikasi produk berkembang dari respons konsumen dan peluang pasar, termasuk salad untuk pencinta makanan sehat serta Mie Koba untuk makanan berat.
- Kemplang panggang hasil kolaborasi dengan pengrajin lokal menjadi produk terbaru yang populer dan mendorong perkembangan usaha Afro Uwing.
RRI.CO.ID, Palembang - Usaha kuliner Afro Uwing menghadirkan lima menu berbeda dalam satu brand untuk menjangkau berbagai segmen pasar. Strategi ini dinilai efektif meski masing-masing produk memiliki karakteristik konsumen yang berbeda.
Pemilik usaha Afro Uwing, Faila Sufa Marhamah, mengatakan setiap produk yang dijual memiliki target pasar tersendiri sesuai kebutuhan konsumen. Hal itu ia ungkapkan dalam program Teras UMKM Pro 4 RRI Palembang, Jumat, 07 Agustus 2026.
"Setiap menu itu punya target pasar masing-masing, kalau orang lagi pengin cari yang diet nyarinya ke salad," ujar Faila. Ia menyebut Mie Koba Bangka menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan makanan berat.
Menurutnya, diversifikasi produk ini berawal dari serangkaian percobaan tidak disengaja yang berkembang menjadi peluang bisnis. Awalnya usaha ini bermula dari menjual tahu bakso sebelum berganti menjual Mie Koba, salad sayur, Masala Chai Tea hingga kemplang panggang varian ikan dan udang.
"Awalnya benar-benar bukan niatan mau jual segala macam," katanya. Faila menegaskan setiap produk baru lahir dari saran keluarga maupun respons positif teman-temannya di media sosial.
Faila menyebut produk salad sayur dipilih karena melihat peluang pasar yang belum banyak digarap pelaku usaha kuliner Palembang. Menu tersebut menyasar konsumen yang sedang menjalani program diet maupun pola makan sehat.
"Waktu itu belum terlalu banyak juga yang jualan salad sayur," ujarnya. Ia menegaskan segmentasi pasar yang jelas menjadi kunci keberhasilan setiap varian produk yang ditawarkan.
Selain itu, Faila menyebut produk kemplang panggang menjadi menu terbaru yang tengah digandrungi konsumen dalam dua minggu terakhir. Produk tersebut hasil kolaborasi dengan pengrajin kemplang asal Desa Kayuara, Tulung Selapan, OKI.
"Kemplang panggang ini lagi booming banget setelah launching, yang paling laku dua minggu terakhir" katanya. Faila menegaskan strategi diversifikasi produk membantu usahanya menjangkau lebih banyak kalangan konsumen dengan preferensi berbeda.
Faila berharap kelima menu andalan Afro Uwing dapat terus berkembang dan semakin dikenal luas oleh masyarakat Palembang. Ia menegaskan strategi menghadirkan berbagai pilihan kuliner dalam satu tempat menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....