Kisah UMKM Mochi Ucen, Berawal dari Lapak Sederhana

  • 17 Agt 2026 21:04 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Desti Wulandari membuktikan bahwa kegagalan usaha dapat menjadi pembelajaran berharga untuk menemukan peluang bisnis baru yang lebih sukses.
  • Berawal dari tren mochi, Desti Wulandari mencoba berjualan pada awal 2024 setelah melihat tingginya minat masyarakat terhadap mochi di media sosial.
  • Punya ciri khas dan terus berinovasi, Mochi Ucen menawarkan 10 varian rasa dengan ukuran mochi yang lebih besar serta menu baru seperti Dubai Chewy Cookie dan Choco Berry.

RRI.CO.ID, Palembang - Berulang kali gagal mempertahankan usaha tidak membuat Desti Wulandari berhenti mencari peluang baru. Pengalaman berjualan pakaian, aksesori, hingga kurma muda justru menjadi bekal bagi Desti hingga berhasil mengembangkan Mochi Ucen.

Desti menceritakan perjalanan usahanya dalam program Santai Siang UMKM RRI Pro 2 Palembang, Rabu, 12 Agustus 2026. Ia mulai melihat peluang usaha mochi ketika makanan tersebut ramai diminati masyarakat.

Desti memulai penjualan Mochi Ucen pada awal 2024 dengan membuka lapak sederhana di depan lorong rumah. “Awal mulanya Mochi itu kan lagi viral nih, jadi aku coba juga,” ujar Desti.

Usaha yang awalnya hanya percobaan ternyata mendapat respons positif dari pelanggan. Penjualan bahkan sempat menggunakan sistem nomor antrean selama sekitar enam hingga tujuh bulan karena tingginya minat pembeli.

Desti kemudian memperluas penjualan dengan membuka usaha di beberapa lokasi. Perkembangan tersebut membuat Mochi Ucen tidak lagi sekadar usaha rumahan, tetapi berkembang menjadi produk yang memiliki pasar tersendiri.

Saat ini, Mochi Ucen memiliki 10 varian rasa, yakni mangga, matcha creamy, Oreo, red velvet, stroberi creamy, stroberi cokelat, cheesecake, durian, brownies choco, dan double choco. Varian durian menjadi salah satu menu yang banyak diminati, tetapi hanya tersedia saat musim durian karena menggunakan buah asli yang diolah sendiri.

Ukuran mochi yang lebih besar menjadi salah satu ciri khas Mochi Ucen. Desti juga menggunakan whipped cream dengan resep dan teknik khusus untuk mempertahankan karakter produknya.

“Cuma yang membedakannya mungkin kita dari tampilan kita lebih besar. Jadi kalau dilihat orang tuh dari jauh udah wah lucu nih, jadi orang tertarik mau beli,” kata Desti.

Desti tidak hanya mengandalkan tampilan produk untuk mempertahankan pelanggan. Ia juga menjaga kualitas bahan baku dan konsistensi rasa sambil terus mengembangkan menu berdasarkan masukan konsumen.

Mochi Ucen kini memiliki menu tambahan seperti Chewy Cookie dan Choco Belly. Desti juga membuka peluang pengembangan varian baru sesuai dengan respons dan kebutuhan pelanggan.

Produk Mochi Ucen saat ini tersedia di kawasan Plaju, Kambang Iwak, dan lokasi CFN. Selain penjualan harian, Desti menerima pesanan khusus untuk berbagai acara, termasuk mochi ulang tahun dan mochi tumpeng.

Perjalanan Desti menunjukkan bahwa kegagalan dalam usaha tidak selalu menjadi akhir perjalanan seorang pelaku UMKM. Pengalaman dari berbagai usaha sebelumnya justru dapat menjadi modal untuk membaca peluang, beradaptasi, dan membangun usaha baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....