Generasi ke Empat Radenmat Putra Sriwijaya Berdayakan Penjahit Lokal di Sumsel
- 28 Jul 2026 05:35 WIB
- Palembang
Poin Utama
- M. Aditya Abdul Rahman adalah Direktur CV Radenmat Putra Sriwijaya, generasi keempat penerus bisnis konveksi seragam yang didirikan pada era 1980-an.
- Perusahaan keluarga ini telah bertahan dan berkembang selama lebih dari empat dekade di industri seragam sekolah dan kantor.
- Aditya sudah diperkenalkan dengan dunia usaha sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, menunjukkan peran aktif keluarga dalam mentransfer pengetahuan bisnis.
RRI.CO.ID, Palembang - Di balik sebuah seragam sekolah atau kantor yang dikenakan setiap hari, ternyata ada mimpi besar untuk membangun industri lokal. Hal itulah yang tengah diwujudkan oleh M. Aditya Abdul Rahman, Direktur CV Radenmat Putra Sriwijaya, yang kini menjadi generasi keempat penerus rumah dagang dan konveksi seragam yang telah berdiri sejak era 1980-an.
Dalam program Santai Siang UMKM Pro 2 RRI Palembang pada Minggu, 26 Juli 2026, Aditya menceritakan perjalanan bisnis keluarganya yang telah bertahan lebih dari empat dekade sejak 1980-an. Meski lahir dari keluarga pebisnis, pria yang akrab disapa Adit itu mengaku sudah dikenalkan dengan dunia usaha sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Kala itu, aktivitasnya masih sederhana, seperti membantu membungkus barang belanjaan pelanggan. Namun, seiring bertambahnya usia, Adit mulai mempelajari manajemen bisnis hingga akhirnya dipercaya memimpin perusahaan keluarga sebagai generasi keempat. Di bawah kepemimpinannya, Radenmat Putra Sriwijaya terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah dibangun sejak awal berdiri.
Adit menjelaskan, Radenmat Putra Sriwijaya berfokus pada pengadaan seragam untuk berbagai instansi, mulai dari sekolah hingga perkantoran. Perusahaannya aktif menawarkan proposal kepada calon mitra dan menyesuaikan kebutuhan pelanggan, baik dari segi bahan maupun harga.
“Jadi untuk pengadaan seragam kantor. Ada beberapa instansi yang ingin mengadakan seragam untuk karyawan atau tempat kerjanya. Ketika kami tahu informasi itu, kami mengajukan proposal ke instansi tersebut dan juga negosiasi harga yang cocok dan bahan yang cocok. Jadi kalau kami sih ngikutin apa yang mau mereka walaupun keuntungannya tipis lah ya, tapi kami mengutamakan instansi tersebut, jadi hubungan yang baik dulu, menjalin networking dulu,” jelas Aditya
Menurut Adit, hingga kini Radenmat Putra Sriwijaya telah menjadi vendor pengadaan seragam bagi berbagai sekolah negeri maupun swasta, seperti IGM Palembang, Muhammadiyah, Al Furqon, serta sejumlah institusi lainnya. Jangkauan kerja sama perusahaan juga telah meluas ke berbagai daerah di Sumatera Selatan, termasuk Lahat, Pagar Alam, dan Kayuagung.
Lebih dari sekadar menjalankan bisnis, Adit mengaku memiliki misi sosial untuk memberdayakan penjahit lokal di Sumatera Selatan. Menurutnya, banyak tenaga penjahit yang terdampak pandemi COVID-19 sehingga kehilangan pekerjaan. Karena itu, perusahaannya kini berupaya merangkul kembali para penjahit lokal agar keterampilan mereka tetap terjaga sekaligus membuka lapangan kerja baru.
“Target kami itu bagaimana caranya agar penjahit lokal ini jangan sampai berhenti bekerja. Jadi kami mengumpulkan semua penjahit yang ada di Sumatera Selatan supaya skill-skill yang ada di Sumatera Selatan ini jangan sampai hilang. Karena selama pandemi Covid-19 kemarin banyak pengurangan karyawan. Kami ingin mengumpulkan lagi penjahit-penjahit yang dulu terdampak biar ada lapangan kerja lagi. Selama ini orang-orang Sumsel, khususnya Palembang, kalau mau buat seragam kan keluar kota, ke Bandung atau Surabaya. Nah, kami punya mimpi membuka konveksi terbesar di Kota Palembang,” ungkap Aditya.
Tak hanya meneruskan usaha keluarga, Adit juga berhasil mengembangkan sejumlah bisnis lain. Adit kini memiliki jaringan konter pulsa dan aksesori telepon seluler dengan 22 cabang yang tersebar di beberapa wilayah Kota Palembang. Selain itu, Adit juga mendirikan brand makanan sehat Saladae.id, sebagai bentuk diversifikasi usaha yang menyasar pasar generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....