Angkringan Ahad Jadi Ruang Berkumpul Anak Muda Desa Upang

  • 12 Mei 2026 21:36 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Angkringan Ahad di Desa Upang, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin berkembang menjadi ruang berkumpul masyarakat lintas usia. Tempat usaha tersebut tidak hanya menghadirkan kuliner, tetapi juga mempererat hubungan sosial warga sekitar.

Pemilik Angkringan Ahad, Azka Ryanita, mengatakan usahanya mulai dirintis sejak 2021. Inspirasi membuka angkringan muncul setelah dirinya melihat budaya nongkrong anak muda di sejumlah daerah di Pulau Jawa.

Azka menjelaskan nama Angkringan Ahad berasal dari kebiasaannya menyebut malam Minggu sebagai malam Ahad. Konsep usaha tersebut juga dibuat berbeda karena hanya beroperasi setiap akhir pekan.

Menurutnya, pola tersebut diterapkan agar suasana berkumpul terasa lebih spesial sekaligus menjaga antusiasme pelanggan. “Kami ingin tempat ini menjadi ruang berkumpul nyaman bagi seluruh warga Desa Upang,” ujarnya dalam dialog UMKM Bicara PRO 1 RRI Palembang, Senin, 11 Mei 2026.

Menu andalan Angkringan Ahad berupa nasi bakar ayam suwir dan varian hati dengan cita rasa manis dan gurih. Harga makanan juga dipertahankan tetap terjangkau agar pelajar dan mahasiswa dapat menikmati suasana angkringan.

Selain menyediakan kuliner, Angkringan Ahad kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan komunitas anak muda setempat. Kegiatan tersebut mulai dari diskusi, buka puasa bersama Ramadan, hingga turnamen permainan daring antarwilayah.

Menurut Azka, media sosial berperan besar dalam membantu perkembangan usahanya selama beberapa tahun terakhir. Informasi menu, kegiatan, dan suasana angkringan rutin dibagikan melalui Instagram serta komunitas daring lokal.

Ke depan, Angkringan Ahad berencana memperluas area usaha dan menghadirkan konsep ruangan indoor yang lebih nyaman. Azka berharap usahanya dapat terus berkembang sekaligus menginspirasi anak muda desa untuk mulai berwirausaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....