Kebab Legit Berkembang dari Ide Sederhana
- 27 Mar 2026 07:51 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang — Usaha kuliner Kebab Legit berkembang pesat sejak pertama berdiri pada 2021. Usaha tersebut dirintis oleh Novendra Albert setelah pandemi COVID-19.
Dalam Program Teras UMKM-Lokak Kito di Pro 4 RRI Palembang, Minggu, 8 Maret 2026, Pemilik Usaha Kebab Legit, Novendra Albert mengatakan kebab dipilih karena memiliki potensi pelanggan setia. Menurutnya, pecinta kebab biasanya kembali membeli setelah menemukan rasa yang cocok.
“Saya berpikir kebab itu makanan yang bisa bikin orang kangen,” kata Albert. Ia menyebut pelanggan biasanya kembali membeli setelah beberapa hari atau minggu.
Usaha Kebab Legit awalnya dibangun dengan modal sekitar Rp15 juta. Modal tersebut digunakan untuk membuka gerai kebab dengan konsep booth sederhana.
Seiring waktu, Kebab Legit berkembang dan membuka beberapa cabang baru. Hingga 2026, usaha tersebut telah memiliki delapan outlet, termasuk satu cabang di Bali.
Albert menambahkan cabang baru dibuka secara bertahap setelah evaluasi penjualaan dan setelah operasional outlet stabil. Proses evaluasi biasanya dilakukan selama empat hingga delapan bulan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan baku. Daging kebab berasal dari pemasok yang memiliki sertifikasi halal dan kualitas terjamin.
“Untuk daging kami ambil dari supplier yang sudah terdaftar halal,” kata Albert. Selain itu, sayuran yang digunakan berasal dari sistem hidroponik agar lebih bersih.
Dalam obrolan tersebut Albert mengakui tantangan terbesar dalam menjalankan usaha ini bukan pada penjualan. Menurutnya, pengelolaan sumber daya manusia sering menjadi tantangan bagi pelaku UMKM.
“Tantangan paling berat sebenarnya mengurus pegawai,” ujarnya. Ia menyebut pergantian pegawai dan proses pelatihan menjadi kendala tersendiri.
Kedepannya Albert berharap Kebab Legit dapat terus berkembang. Ia ingin usaha ini bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....