Mengenal Komunitas Food Truck Palembang

  • 09 Feb 2026 22:39 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Bisnis food truck dinilai memiliki nilai strategis yang tinggi dan menjanjikan di tengah perkembangan industri kuliner saat ini. Hal tersebut disampaikan Ketua Food Truck Palembang, Fajar Noer Hadi, dalam perbincangan bersama RRI Palembang, Minggu 8 Februari 2026.

Menurut Fajar, memulai usaha food truck merupakan langkah menarik karena menggabungkan fleksibilitas usaha dengan kreativitas kuliner. Dibandingkan restoran konvensional, food truck menawarkan berbagai keunggulan yang membuatnya semakin diminati, khususnya oleh pelaku usaha muda.

Salah satu value utama food truck adalah mobilitas dan pemilihan lokasi yang strategis. Pelaku usaha tidak harus menunggu pelanggan datang, melainkan dapat langsung mendatangi titik-titik keramaian.

“Food truck bisa berpindah lokasi sesuai waktu dan kebutuhan, misalnya ke area perkantoran pada siang hari, taman kota saat sore, atau lokasi acara dan konser di malam hari,” ujarnya.

Selain itu, food truck juga lebih mudah berpartisipasi dalam festival, acara komunitas, hingga pernikahan outdoor.

Dari sisi finansial, food truck memiliki biaya operasional yang relatif lebih rendah. Tidak adanya kewajiban sewa gedung membuat pelaku usaha dapat menekan pengeluaran bulanan.

Operasionalnya pun hanya membutuhkan tenaga kerja minimal, umumnya dua hingga tiga orang, serta biaya utilitas seperti listrik dan air yang lebih terkendali karena skala ruang yang kecil.

Fajar juga menekankan kekuatan branding dan pemasaran visual sebagai keunggulan tersendiri. Desain eksterior food truck yang unik berfungsi sebagai papan iklan berjalan yang efektif menarik perhatian masyarakat.

Selain itu, interaksi langsung antara penjual dan pembeli di jendela truk menciptakan pengalaman yang lebih dekat, santai, dan personal.

Keunggulan lainnya adalah risiko eksperimen yang lebih kecil. Food truck memungkinkan pelaku usaha melakukan uji coba menu dan konsep tanpa biaya besar.

Menu dapat diubah dengan cepat mengikuti tren atau ketersediaan bahan, sekaligus menjadi sarana riset pasar langsung sebelum membuka usaha permanen di suatu wilayah.

“Dengan ruang yang terbatas, food truck juga menuntut efisiensi operasional tinggi. Menu yang lebih terfokus membuat pengelolaan stok bahan baku lebih mudah dan mampu menekan limbah makanan,” tambahnya.

Melalui berbagai keunggulan tersebut, Fajar berharap bisnis food truck dapat terus berkembang di Palembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif serta UMKM kuliner di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....