TP PKK Palembang Dukung Pengembangan UMKM di Jambore Sumsel

  • 23 Mei 2026 21:37 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kegiatan Jambore UMKM Forketas Sumsel 2026 menargetkan 1000 orang yang berkunjung setiap hari
  • Ketua Forketas Sumsel Prof. Sri Rahayu meluncurkan aplikasi digital khusus untuk UMKM
  • Aplikasi digital UMKM diberikan secara gratis pada Jambore UMKM Forketas Sumsel 2026

RRI.CO.ID, Palembang - TP PKK Kota Palembang memperkuat dukungan terhadap pengembangan UMKM sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Sumatera Selatan. Dukungan tersebut terlihat dalam Jambore UMKM Forketas Sumsel 2026 di CGC One, Kamis, 21 Mei 2026.

Kegiatan dibuka Gubernur Sumsel Herman Deru dan dihadiri sejumlah kepala daerah serta pemangku kepentingan lainnya. Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani turut hadir mendukung pengembangan pelaku usaha lokal.

Dewi mengatakan UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Pertumbuhan usaha kecil dinilai berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi rakyat.

“UMKM bukan hanya tentang usaha, tetapi juga tentang kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya. Menurutnya, pelaku usaha yang berkembang akan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumsel yang terus membuka ruang pengembangan UMKM. Berbagai program dan kegiatan pameran dinilai membantu memperluas pemasaran produk lokal.

Jambore UMKM Forketas Sumsel 2026 disebut menjadi sarana strategis mempertemukan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas. Kegiatan tersebut juga diharapkan meningkatkan motivasi dan daya saing UMKM daerah.

Gubernur Herman Deru mengatakan saat ini terdapat sekitar 800 ribu pelaku UMKM dalam database pemerintah provinsi. Jumlah tersebut dinilai membutuhkan dukungan serius dari berbagai pihak.

“Ini tentu butuh sekali perhatian dari komunitas-komunitas yang ada,” katanya. Pemerintah memfokuskan penguatan UMKM melalui peningkatan keterampilan, akses keuangan, dan pemasaran.

Untuk mendukung pengembangan usaha, Ketua Forum Forketas Sumsel Prof. Sri Rahayu meluncurkan aplikasi digital khusus UMKM. Aplikasi tersebut menjadi pusat data terintegrasi bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan.

“Selama momen Jambore ini, fasilitas pendaftaran aplikasi diberikan secara gratis,” tuturnya. Program tersebut diharapkan memperluas peluang pasar dan jaringan usaha pelaku UMKM.

Panitia juga membagikan kupon belanja kepada tamu undangan sebagai pengganti konsumsi kegiatan. Strategi tersebut diterapkan untuk meningkatkan transaksi langsung di stan UMKM peserta jambore.

Jambore UMKM Forketas Sumsel 2026 berlangsung selama empat hari dengan target seribu pengunjung setiap hari. Sebanyak 108 pelaku usaha menampilkan produk kuliner, kerajinan, hingga karya kreatif lokal Sumatera Selatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....