Stok Beras di Kabupaten Musi Banyuasin Tersedia hingga September
- 23 Agt 2026 11:56 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel menggelar sosialisasi penyaluran bantuan pangan periode Juli-September 2026, Kamis 20 Agustus 2026. Dalam sosialisasi itu, Bulog memastikan beras di Muba tersedia di periode penyaluran Juli hingga September 2026.
Manager Operasi Perum Bulog Kanwil Sumsel Akhmad Fahmi Yasin mengatakan, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Muba pada periode Juli-September mencapai 79.458 orang. Jumlah itu bertambah 3.851 penerima dibandingkan periode Februari-Maret.
“Perideo Ferbuari- Maret penerima sebanyak 75.607 PBP, yang tersebar di 15 kecamatan. Data penerima tersebut bersumber dari Kementerian Sosial RI,” rinci Akhmad Fahmi Yasin
Berbeda dengan penyaluran sebelumnya, bantuan periode Juli-September 2026 hanya berupa beras. Setiap PBP akan menerima 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan. Kebijakan tersebut merupakan arahan Badan Pangan Nasional.
“Stok beras kita siap. Kami berharap koordinasi dan komunikasi dengan Pemkab Muba, camat, lurah, kepala desa serta TNI-Polri berjalan baik sehingga penyaluran tepat sasaran dan tepat waktu,” ujar Akhmad Fahmi.
Penyaluran ditargetkan berlangsung paling lambat akhir Agustus atau awal September 2026. Sosialisasi dipimpin Plt Asisten II Setda Muba Akhmad Toyibir dihadiri unsur TNI-Polri, perangkat daerah, para camat, kepala desa, lurah dan pihak terkait.
“Kami menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Pemerintah berharap distribusi bantuan berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku serta benar-benar diterima masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima,“ tegasnya.
Karena itu, Pemkan Muba juga menekankan agar para camat, kepala desa dan lurah agar berkoordinasi dan berkomunikasi secara intens dengan tim Bulog terkait pelaksanaan penyaluran ini.
Kasdim 0401 Muba Mayor Arm Edi Hermanto menyatakan kegiatan tersebut perlu disukseskan bersama. Wakapolres Muba Kompol Helmi Ardiansyah juga menyampaikan kesiapan kepolisian membantu pengamanan dan pengawalan distribusi agar bantuan sampai kepada penerima yang berhak.
“Kami siap membantu pengamanan dan pengawalan. Saran kami, dilakukan rapat teknis kembali untuk memitigasi persoalan sehingga jika ada kendala di lapangan dapat ditindaklanjuti bersama,” ujar Helmi.
Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama Bulog, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, perangkat daerah serta unsur TNI-Polri guna menyamakan pemahaman teknis penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Muba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....