Polda Sumsel Bersama OJK Perkuat Sinergi Berantas Scam
- 27 Feb 2026 22:06 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Di tengah meningkatnya ancaman penipuan digital dan investasi ilegal di berbagai daerah, Polda Sumatera Selatan memperkuat koordinasi strategis dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat keamanan nasional dari ancaman kejahatan keuangan berbasis digital.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, menerima audiensi Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto beserta jajaran di Mapolda Sumsel, Palembang, Jumat 27 Februari 2026. Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi untuk merespons eskalasi kejahatan keuangan yang kian kompleks dan terorganisir.
Dalam pertemuan itu dibahas berbagai modus penipuan digital, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), pinjaman online ilegal, hingga investasi bodong yang merugikan masyarakat. Kedua institusi menilai perkembangan teknologi harus diimbangi dengan penguatan pengawasan, literasi, dan penegakan hukum yang adaptif.
OJK Provinsi Sumatera Selatan mengusulkan pencanangan Gerakan Sumsel Berantas Scam. Program ini akan melibatkan edukasi publik secara masif serta konferensi pers bersama sebagai bentuk transparansi dan langkah pencegahan agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan.
"Kapolda Sumsel menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. “Kami menyambut baik kolaborasi ini dan siap mendukung penuh Gerakan Sumsel Berantas Scam. Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas menjadi landasan kami dalam melindungi masyarakat dari kejahatan keuangan digital,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.
Pertemuan juga menyoroti meningkatnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam praktik penipuan, seperti rekayasa suara, manipulasi identitas, dan phishing berbasis data pribadi. Polda Sumsel dan OJK sepakat peningkatan literasi keuangan masyarakat serta penguatan kapasitas penyidik menjadi prioritas utama. OJK juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan saksi ahli dan koordinasi teknis dalam penanganan perkara sektor jasa keuangan.
"Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan sinergi tersebut merupakan bentuk konkret kehadiran negara dalam melindungi masyarakat. Ia menyebut kolaborasi Polda Sumsel dan OJK sebagai langkah strategis untuk menekan angka penipuan keuangan digital, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan," tutup Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....