APBN Sumsel Triwulan I Positif, Pajak Sawit Karet Moncer

  • 03 Mei 2025 07:55 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Kabar gembira datang dari pengelolaan keuangan negara di Sumatera Selatan (Sumsel). Pendapatan negara dan belanja Transfer ke Daerah (TKD) di wilayah ini menunjukkan pertumbuhan positif pada triwulan pertama tahun 2025. Hal ini terungkap dalam rapat pleno forum Asset and Liability Committee (ALCo) Sumsel, yang dihadiri oleh seluruh kantor vertikal Kementerian Keuangan di Sumsel, Sabtu (17/4/2025).

Menurut siaran pers Sekretariat Bersama Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Selatan yang diterima RRI Rabu (30/5/2025), kinerja positif pendapatan negara didorong kuat oleh penerimaan pajak dan kepabeanan cukai yang menggembirakan. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya juga mencatatkan tren positif secara agregat.

Penerimaan pajak di Sumsel hingga Maret 2025 mencapai Rp2,42 triliun, atau 16% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan pertumbuhan bersih sebesar 9,1%.

"Peningkatan setoran masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari sektor perkebunan kelapa sawit dan karet menjadi pendorong utama pertumbuhan ini," demikian bunyi siaran pers tersebut.

Selain itu, penyesuaian perpindahan penerimaan wajib pajak pasca implementasi Coretax juga turut berkontribusi. PPN dan PPnBM tumbuh signifikan sebesar 19,5%, sejalan dengan geliat ekonomi di Sumsel, sementara Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melonjak 34,3%.

Kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai bahkan mencatatkan pertumbuhan fantastis, mencapai 189,34% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan realisasi bea keluar seiring dengan naiknya ekspor CPO dan produk turunannya, serta kenaikan Harga Patokan Ekspor (HPE), menjadi faktor kunci. Realisasi cukai juga turut mendongkrak kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Rp187,80 miliar, atau 72,76% dari target.

Pendapatan negara secara keseluruhan yang terealisasi mencapai Rp3,31 triliun, atau 18,53% dari target dengan pertumbuhan 7,80% (yoy), juga didukung oleh PNBP yang mencapai Rp697,14 miliar atau 28,98% dari target. Kinerja PNBP Badan Layanan Umum (BLU) dan PNBP Lainnya juga terjaga dengan baik.

Sementara itu, belanja negara di Sumsel menunjukkan kinerja optimal dengan realisasi sebesar Rp10,20 triliun, atau 20,75% dari pagu. Belanja ini terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp2,53 triliun dan TKD yang tumbuh positif sebesar Rp7,67 triliun. Pertumbuhan TKD terutama didorong oleh akselerasi penyaluran Dana Desa, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), DAK Non Fisik, dan Dana Insentif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....