Pertamina Ajak 19 Anak Panti Asuhan Rayakan Kemerdekaan

  • 21 Agt 2026 15:00 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Sebanyak 19 anak Panti Asuhan Yunida Rizki Palembang diajak Pertamina merayakan HUT ke-81 RI dengan kegiatan yang berbeda dari sekadar pemberian bantuan.
  • Anak-anak diberi kebebasan memilih kebutuhan pribadi dan sekolah seperti pakaian, sepatu, alat tulis, dan perlengkapan sekolah.
  • Mereka kemudian mendapat pengalaman baru dengan menikmati makan bersama konsep grill di OPI Mall Palembang.

RRI.CO.ID, Palembang - Perayaan kemerdekaan tak selalu harus berlangsung di lapangan atau diwarnai upacara. Di Palembang, 19 anak Panti Asuhan Yunida Rizki mendapat kesempatan merasakan cara berbeda menikmati kemerdekaan bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Melalui Integrated Terminal (IT) Palembang, Pertamina mengajak anak-anak panti yang berada di Jalan Gubernur H. A. Bastari, Lorong Melati, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, menghabiskan waktu bersama pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu tidak berhenti pada pemberian bantuan. Anak-anak justru diberi kesempatan memilih sendiri berbagai kebutuhan yang mereka perlukan.

Mulai dari pakaian, sepatu, alat tulis, perlengkapan sekolah hingga kebutuhan pribadi, mereka bebas menentukan barang yang ingin dibawa pulang. Bagi sebagian anak, kesempatan sederhana itu menjadi pengalaman tersendiri karena mereka bisa memilih sesuatu berdasarkan kebutuhan dan keinginan mereka.

Setelah berbelanja, kebersamaan berlanjut di kawasan OPI Mall Palembang. Pertamina mengajak seluruh anak menikmati makan bersama dengan konsep grill.

Bagi anak-anak Panti Asuhan Yunida Rizki, pengalaman tersebut terasa istimewa. Sebagian dari mereka bahkan baru pertama kali menikmati hidangan grill bersama-sama di pusat perbelanjaan.

Tawa dan percakapan selama kegiatan membuat perayaan kemerdekaan itu terasa berbeda. Yang dibawa pulang bukan hanya barang kebutuhan, tetapi juga pengalaman dan kenangan baru.

Panti Asuhan Yunida Rizki selama ini menjalankan aktivitas secara mandiri dengan mengandalkan dukungan berbagai pihak. Meski tidak berbentuk yayasan, hubungan kekeluargaan di antara penghuni panti tetap dipertahankan.

Anak-anak yang sudah dewasa dan bekerja pun masih memberikan perhatian kepada panti dan membantu adik-adik yang masih tinggal di sana.

Pengurus Panti Asuhan Yunida Rizki, Nomi Anggara, mengatakan perhatian yang diberikan Pertamina memiliki arti lebih dari sekadar bantuan material.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel yang sudah memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada anak-anak kami. Bantuan dan kesempatan yang diberikan hari ini sangat berarti, terlebih anak-anak bisa mendapatkan pengalaman baru, memilih sendiri kebutuhan mereka, dan menikmati kebersamaan bersama-sama,” ujar Nomi.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan kemerdekaan seharusnya dapat dirasakan dan dibagikan bersama.

“Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Pertamina tidak hanya dirasakan melalui manfaat secara langsung, tetapi juga melalui pengalaman dan kenangan positif yang dapat dibawa pulang oleh adik-adik di Panti Asuhan Yunida Rizki,” kata Rusminto.

Menurut dia, kepedulian tidak semata-mata diukur dari apa yang diberikan, tetapi juga dari makna yang muncul dari sebuah pertemuan.

“Kami percaya bahwa kemerdekaan juga berarti memiliki kesempatan untuk merasakan kebahagiaan, tumbuh, bermimpi, dan menikmati pengalaman bersama. Karena itu, kami berharap kegiatan sederhana ini dapat menghadirkan senyum sekaligus menjadi kenangan baik bagi adik-adik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Program berbagi dengan anak-anak panti juga sejalan dengan penerapan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 1 tentang Tanpa Kemiskinan, Tujuan 2 tentang Tanpa Kelaparan, dan Tujuan 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan.

Bagi anak-anak Panti Asuhan Yunida Rizki, kemerdekaan hari itu hadir dalam bentuk yang sederhana: memilih sepatu, pakaian dan perlengkapan sekolah sendiri, lalu duduk bersama menikmati hidangan grill. Sebuah pengalaman yang mungkin sederhana bagi sebagian orang, tetapi bisa menjadi kenangan yang lama tersimpan bagi mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....