Penjualan Kue Basah Khas Palembang Meningkat jelang Lebaran
- 19 Mar 2026 10:09 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang – Menjelang Hari Raya Idulfitri, penjualan kue basah khas Palembang mengalami peningkatan signifikan. Hal ini dirasakan langsung oleh pemilik Toko Kue Bunda Rayya, Yus Elisa, yang mengaku permintaan terus melonjak sejak H-10 Lebaran.
Yus mengatakan, dalam sehari dirinya mampu memproduksi hingga 500 kue basah untuk memenuhi pesanan pelanggan. Kue-kue tersebut merupakan aneka kue basaha khas Palembang yang banyak diminati masyarakat saat momen hari raya.
“Udah mai dari H-10 Lebaran kai lembur 1x24 jam untuk mebuat kue pesanan lebaran, setiap hari kami membuat sekitar 500 kue basah. Permintaan terus meningkat dan hampir semua jenis kue dipesan,” katanya kepada RRI, Rabu 18 Maret 2026.
Ia mengatakan, tidak ada satu jenis kue yang paling mendominasi, karena seluruh varian yang dijual selalu laris manis. Mulai dari kue lapis legit, maksubah, 8 jam hingga kreasi modern, semuanya diminati pembeli tanpa terkecuali.
Pelanggan yang memesan kue tidak hanya berasal dari dalam kota Palembang, tetapi juga dari luar daerah. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kue khas daerah sebagai sajian wajib saat Lebaran.
“Pembeli datang dari dalam kota hingga luar kota. Ini tentu menjadi berkah bagi kami sebagai pelaku usaha. Lebaran ini benar-benar membawa berkah untuk semua,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, dalam menjalankan usahanya, dirinya tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan para karyawan. Menurutnya, para pekerja yang terlibat memiliki keluarga yang turut bergantung pada pekerjaan tersebut.
“Saya tidak hanya mempekerjakan karyawan saja, tapi juga ikut memperhatikan keluarga yang mereka tinggalkan di rumah selama bekerja,” katanya.
Meski permintaan meningkat tajam, Yus Elisa mengaku tetap turun langsung dalam proses pembuatan kue. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas rasa dan memastikan setiap produk yang dihasilkan tetap sesuai standar.
“Saya masih ikut turun langsung dalam proses pembuatan kue untuk menjaga kualitas. Saya harus turun tangan untuk memastikan semuanya beres”, kata Yus Elisa.
Meningkatnya permintaan ini menjadi momentum positif bagi pelaku UMKM, khususnya di bidang kuliner. Peningakatan ini juga sekaligus untuk meningkatkan pendapatan dan melestarikan kuliner khas daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....