Festival Budaya Sumsel Perkuat Identitas dan Kearifan Lokal

  • 25 Jun 2026 00:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Festival Seni Adat dan Tradisi Sumsel menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus promosi potensi daerah dari 17 kabupaten dan kota
  • Gubernur Herman Deru mendorong festival budaya menjadi agenda tetap untuk memperkuat identitas generasi muda
  • TP PKK Kota Palembang juga menerima bantuan CSR Bank Sumsel Babel untuk mendukung pengembangan Dekranasda Kota Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang, Ida Royani Aprizal Hasyim, menghadiri pembukaan Festival Seni Adat dan Tradisi Tahun 2026 serta Anjungan Sumatera Selatan di kawasan Rumah Adat Dekranasda Jakabaring, Rabu, 24 Juni 2026.

Festival yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi wadah pelestarian seni, adat, dan budaya daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi dari 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat identitas budaya masyarakat di tengah perkembangan globalisasi dan modernisasi.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga dan mewariskan budaya daerah kepada generasi mendatang. Menurutnya, festival budaya harus terus dilaksanakan sebagai sarana edukasi sekaligus penguatan identitas masyarakat.

"Festival Seni Adat dan Tradisi serta Anjungan Sumsel ini harus menjadi agenda tetap. Melalui kegiatan seperti ini, anak cucu kita akan memahami bahwa mereka memiliki akar budaya yang kuat dan harus terus dijaga," ujarnya.

Herman Deru mengatakan Anjungan Sumsel memiliki peran strategis sebagai pusat pelestarian budaya daerah. Ke depan, keberadaan anjungan juga dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah.

"Anjungan bukan hanya rumah adat. Ke depan, tempat ini juga dapat berfungsi sebagai kantor penghubung administrasi bagi kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Karena itu, mari kita rawat dan jaga bersama," katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Febrita Lustia Herman Deru, mengapresiasi partisipasi seluruh daerah yang turut menampilkan beragam potensi budaya dalam festival tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mempromosikan kerajinan tangan, kuliner khas, serta tradisi yang dimiliki masing-masing daerah.

"Anjungan adalah cermin keberagaman budaya Sumatera Selatan. Melalui festival ini kita memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap identitas lokal. Harapannya, Anjungan Sumsel dapat menjadi salah satu ikon budaya yang dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional," tuturnya.

Kehadiran Dewi Sastrani dan Ida Royani dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Usai pembukaan festival, Dewi Sastrani juga menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Sumsel Babel secara simbolis. Bantuan tersebut berupa dukungan penataan Rumah Linmas Palembang yang akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Palembang.

Melalui dukungan tersebut, Dekranasda Kota Palembang diharapkan semakin optimal dalam membina pelaku usaha kerajinan lokal serta memperluas promosi produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi dan budaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....